PERTUMBUHAN DAN SINTASAN ELVER SIDAT (Anguilla sp) DENGAN PAKAN BERBEDA
RIZKY RAHMAULANA, Dr. Ir. Bambang Triyatmo, M.P.
2016 | Skripsi | S1 BUDIDAYA PERIKANANBudidaya sidat sering terkendala pertumbuhan yang lambat serta mortalitas yang tinggi. Pemberian pakan dengan kandungan nutrien yang tepat dapat memacu pertumbuhan sidat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan sintasan sidat selama pemeliharaan. Pemeliharaan benih sidat dilakukan selama 2 bulan dalam bak fiber (volume air 100 liter) di Laboratorium Akuakultur, Departemen Perikanan, Universitas Gadjah Mada. Rancangan percobaan yang dilakukan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 3 perlakuan pemberian pakan yang meliputi pakan dengan kode S, K dan P dan masing masing diulang sebanyak 3 kali. Padat tebar sidat pada penelitian ini sebanyak 4 ekor per bak. Sidat yang digunakan dengan spesies Anguilla sp. bobot 229,8 kurang lebih 51,3 gram /ekor. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan, sintasan dan nisbah konversi pakan. Data dianalisis dengan Analysis of Varians (ANOVA) dan jika antar perlakuan terdapat beda nyata dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji Duncans Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang digunakan memiliki kandungan protein secara berurutan sebesar 39,8 persen, 43,4 persen dan 29,2 persen. Pemberian ketiga macam pakan tersebut tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan, sintasan dan nisbah konversi pakan. Pemberian pakan dengan kode S, K dan P menunjukkan hasil pertumbuhan berat spesifik secara berurutan sebesar 0,7 ; 0,9 dan 0,6 ; nilai sintasan yang sama sebesar 91,7 persen ; nisbah konversi pakan secara berurutan sebesar 2,9 ; 2,0 dan 2,9.
Main problem in eels culture are slow growth and high mortality. Feeding with right nutrients can increase the growth of the eels. This research aimed to determine the effect of different feeds on the growth and survival rate of eels. The cultivated for 2 months in fiber tub (water volume 100 liter) in the Laboratory of Aquaculture, Departemen of Fisheries, Gadjah Mada University. The experimental design used was Completely Randomized Design with 3 treatments feeding which includes feed with code S, K and P in triplecates. The species eel that used was Anguilla sp. with a weight of about 229,8 more or less 51,3 g. The parameters observed include survival rate, growth rate and food convertion ratio. The data were analysed using Analysis of Varians (ANOVA) and Duncants Multyple Range Test (DMRT) when the ANOVA resulted significantly different. The result of this research showed that the feeds used has a protein sequentially content of 39,8 percent ; 43,4 percent and 29,2 percent. Three types of feed given showing did not significantly different on growth, survival rate and food convertion ratio. Feeding with code S, K and P showed daily growth sequentially 0,88 percent ; 0,69 percent and 0,61 percent ; survival rate hd the same value amounted to 91,7 percent ; sequentially food convertion ratio of 2,9 ; 2,0 and 2,9.
Kata Kunci : Anguilla sp, pakan buatan, pertumbuhan, sintasan, artificial feed, growth, survival rate.