Laporkan Masalah

Keefektifan kinerja Program Kredit Usaha tani (KUT) Tahun penyediaan 1998/1999 dan 1999/2000 di wilayah daerah Kabupaten Gunung Kidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

ADI, Agung Prasetya, Dr. Agus Dwiyanto

2003 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini dilakukan bersifat desktiptif yaitu memberikan gambaran secara cermat tentang fenomena pelaksanaan program yang diteliti. Tujuan penelitian adalah untuk tneniperoleh informasi mengenai Keefektifan Kinerja Program Kredit Usaha Tani di wilayah Kabupaten Gunung Kidul dilihat dari indikator ketepatan penyaluran, ketepatan penggunaan dan ketepatan pengembalian KUT, ttcnga II harapan rnenjadi masukan bagi fihak-fihak yang berkepentingan baik sebagai bahan kajian maupun dasar tindakan perbaikan program di masa mendatang Kredit Usaha Tani (KUT) merupakan suatu programkebijakan bertu juan untuk meningkatkan produksi pertanian melalui penyediaan kredit murah guna rnemenuhi kebutuhan modal kerja petani dalam melakukan kegiatan usahatani . Dari indikator yang diukur tersebut diketahui bahwa di kabupaten Gunung Kidul ketepatan penyaluran mencapai 93,33 %, ketepatan penggunaan mencapai 88.89 % dan ketepatan pengembalian mencapai 2 1,7 1 %. Rendahnya tingkat capaian masing-masing indikator disebabkan plafon dan petunjuk teknis terlambat, lemahnya pengawasan di tingkat koperasi, PPL maupun Kandepkop dan adanya kegagaian panen yang diderita petani serta adanya isu negatif mengenai : KUT Berdasarkan perhitungan nilai capaian atas indikator yang diukur tersebut ternyata keefektifan kinerja program KUT di kabupaten Gunung Kidul hanya pemperoleh nilai 76,04 atau termasuk dalam kategori “Sedang” sehingga masih . memerlukan upaya-upaya perbaikan dan penyempurnaan untuk mencapai tingkat kinerja yang termasuk dalam kategori ‘Baik”. Rendahnya kinerja selain disebabkan hal-ha1 yang telah disebutkan di atas diperkuat dengan kurangnya pemahaman petanikelompoktanidan koperasi tentang KUT serta ketidak-siapan bai k koperasi maupun Kandepkop sebagai agen KUT dilihat dari kapasitasnya yang tidak sepadan dengan tanggungjawab yang hams diemban. Oleh karena itu disarankan agar dilakukan upaya penyempurnaan atas program KUT termasuk peningkatafi kapasitas unit kerja dan personil yang terlibat serta lebih mengefektifkan penagihan tunggakan KUT yang masih tinggi

This research was conducted using discriptive method, that is giving detailed description about the phenomenon of the to be studied program implementation. The research aims to gain information regarding the Effectiveness level of Kredit IJsahu 7iuu programs performance in the area of Kabupaten Gunung Kidul by using the proper distribution, proper usage and proper return payment indicator’s of KUT, which hopefblly could contribute as input for those who may concern, both as study material or as a base for action in the program improvement in the future. Kredit (Jsaha Tani (KUT) is a progradpolicy aims to increase agriculture of production by providing low interest credit for the farmers to meet their need of work capital in doing the farming activities. Using those indicators, it can be concluded that in Kabupaten Gunung Kidul, the distribution accuracy is 93,3 %, the usage accuracy is 88.89 % and the repayment accuracy is 21,71 %. The low of effectiveness of the policy/program were caused by the allocation of f h d and KUT guidance were late, the poor supervisory activities by PPL, cooperation bodies and Kandepkop, hilure of harvest and negative issue of KUT. Based on the echievement value measurement on indicators measured, the effectiveness of the KUT program performance only gain the scbre of 76,04 or in the Average Level, so it still need improvement and perfection efforts to reach better performance level. Besides that problem above the low KUT’s performance were also caused by the farmers, farming groups, and Cooperation bodies lack of understanding the KUT’s program, and also their poor preperation as the KUT agencies, which can be seen from the inequality between their capacities and responsibilities. Therefore, it is suggested to be perfected of the KUT program, to enhance the capacity of the work units and involved personnel and to collect the KUT debt arrears in more effective ways

Kata Kunci : Kredit Usaha Tani,Pemerintah Daerah Tk II,Efektivitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.