Uji Performansi David Laser Scanner Terhadap Pengukuran Antropometri Tubuh Manusia
MUHAMAD ASRI GUNAWAN, I Gusti Bagus Budi Dharma ST., M.Eng., Ph.D.,
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRISeiring dengan perkembangan zaman, kepedulian manusia terhadap studi ergonomi semakin pesat. Hal ini tidak terlepas dari naluri alami yang dimiliki manusia yang selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Salah satu bidang ilmu ergonomi yang menjadi perhatian dalam perencanaan dan perancangan lingkungan kerja adalah antropometri. Pengukuran antropometri tubuh manusia saat ini masih banyak dilakukan secara konvensional, karena pengukuran tersebut dianggap sebagai pengukuran yang paling valid atau mendekati ukuran tubuh yang sebenarnya. Namun sebenarnya cara ini kurang efektif, karena mengharuskan objek berada pada tempat dan waktu yang sama selama proses pengukuran berlangsung, selain itu cara ini pun memakan banyak waktu pada saat proses pengukuran. Solusi dari masalah tersebut adalah melakukan pengukuran antropometri tubuh secara digital dengan pengambilan gambar secara tiga dimensi atau lebih dikenal sebagai 3D Scanning. Dengan melakukan 3D scanning, data antropometri yang diperoleh dapat disimpan kedalam database komputer, sehingga objek tidak perlu berada pada tempat dan waktu yang sama apabila pengukur ingin melakukan pengukuran antropometri ulang. Pada penelitian ini, pengambilan gambar secara tiga dimensi dilakukan dengan menggunakan alat David Laser Scanner. Objek yang digunakan berjumlah 10 orang dengan 7 bagian dimensi tubuh yang diukur. Parameter yang digunakan adalah jumlah sudut pandang. Pengukuran secara konvensional akan dijadikan acuan pada pengukuran digital nantinya, untuk mengetahui apakah pengukuran digital valid dan reliabel. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap bentuk dalam melakukan pengukuran secara digital adalah hasil fuse atau penggabungan objek. Penggunaan 4 sudut dinilai paling baik dalam melakukan pengukuran antropometri secara digital ini dengan nilai rata-rata error pada pengukuran digital 1, 2, dan 3 adalah sebesar 4,6%, 4,9% dan 4,8% . Selain itu, terdapat korelasi yang sangat kuat antara hasil pengukuran manual dan digital, sehingga hasil pengukuran digital dinyatakan valid dan reliabel.
Along with the times, human concern towards the study of ergonomics is growing rapidly. This can not be separated by the natural instinct of human beings who are always working to improve the quality of life. One thing that becomes a concern on ergonomics in the planning and design of the work environment is anthropometry. Anthropometric measurement of the human body is still done by conventional system, because that is the most valid measurement or approach the actual body size. But actually that is less effective way, because it requires the object in the same place and time during the measurement process, and also takes a lot of time during the measurement process. The solution to these problems is to conduct body anthropometric measurement digitally by shooting in three dimensions or more commonly known as the 3D Scanning. By doing 3D scanning, anthropometric data can be stored into a computer database, so the object does not need to be in the same place and time when the gauge wants to re-conduct anthropometric measurement. In this study, three-dimension images are captured by David Laser Scanner. Using 10 people as objects and measuring 7 parts of the body dimension. The number of viewpoints is used as a parameter. Conventional measurement will be used as a reference to the digital measurement later to find out if digital measurement is valid and reliable. The results of this study showed that the most influential factor in digital measurement is the fuse or object pooling. The used of 4 corners is rated as the best way to conduct anthropometric measurement digitally with the average value error of the digital measurement 1, 2, and 3 are 4.6%, 4.9% and 4.8%. In addition, there is a very strong correlation between the results of manual and digital measurement, so the digital measurement results are valid and reliable.
Kata Kunci : 3D Scanning, David Laser Scanner, Antropometri Tubuh, Pengukuran Digital.