Faktor Penyebab Petugas Tidak Mengambilkan Berkas Rekam Medis Pasien Untuk Pasien-Lama Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Wonosari
MUHAMMAD IMAM HARAMAIN, Dra. Rawi Miharti, MPH
2016 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDISLatar belakang : Rekam medis adalah kompilasi dari fakta–fakta yang berhubungan dengan riwayat kesehatan pasien, mencakup penyakit dan perawatan yang diterima dulu maupun sekarang. Karena dokter sebagai pemberi pelayanan kesehatan memberikan perawatan ke banyak pasien, maka tidak memungkinkan bagi mereka untuk dapat mengingat detail dari setiap penyakit yang diderita oleh pasien dan respon dari perawatanya. Pasien mungkin juga tidak dapat mengingat detail penting dari penyakit maupun perawatan yang pernah didapatkanya. Berdasarkan studi pendahuluan, pada pelaksanaanya di RSUD Wonosari, ketika pasien lama berkunjung ke instalasi gawat darurat RSUD Wonosari, petugas tidak mengambilkan berkas rekam pasien di ruang penyimpanan. Hal ini bertentangan dengan prosedur tetap yang mengatur tentang penerimaan pasien di instalasi gawat darurat untuk pasien lama. Dengan tidak diambilkanya berkas rekam medis pasien, dokter otomatis tidak mengetahui riwayat penyakit dan perawatan yang diterima oleh pasien sebelumnya. Perjalanan riwayat medis pasien dapat digunakan oleh dokter sebagai acuan sebelum menetapkan diagnosis dan perawatan yang akan diberikan kepada pasien. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan petugas tidak mengambilkan berkas rekam medis pasien untuk pasien lama di instalasi gawat darurat RSUD Wonosari. Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk mengidentifikasi alur berkas rekam medis untuk pasien lama serta mengidentifikasi faktor penyebab berdasarkan unsur 5M (man, money, method, machine, material) Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan rancangan penelitian fenomenologi. Subjek pada rancangan penelitian ini adalah 4 orang petugas pendaftaran instalasi gawat darurat serta kepala instalasi rekam medis sebagai sumber triangulasi di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari. Teknik pengumpulan data dengan observasi wawancara dan studi dokumentasi. Hasil : Alur berkas rekam medis untuk pasien lama di instalasi gawat darurat RSUD Wonosari tidak sesuai dengan alur berkas rekam medis yang ideal. Petugas seharusnya mengambilkan berkas rekam medis di ruang filing, namun dalam prakteknya petugas rekam medis tidak mengambilkan berkas rekam medis pasien. Sedangkan faktor penyebanya adalah faktor man, method, machine dan money.
Background : Medical record is a compilation of facts related to patient's health history, including patient’s illness and treatment received in the past and present. Because doctors as health care providers provide care to a number of patients during a given time of period, they are not expected to remember the details of each patient's illness and the response of the examination. The patients also may not remember the important details of illness and treatment they received. Based on preliminary studies at RSUD Wonosari, the medical record officer in the emergency department does not retrieve the medical record file in the filing room for returning patients or patients who have been visited the hospital before. This was contradicted with the standard procedure for the admission of patients in the emergency department for returning patients. Because the the officer did not do the retrieval, doctor automatically doesn’t know the history of the disease and the care received by patients. Patient's medical history can be used by physicians as a reference before concluding the diagnosis and treatment that will be given to the patient. Objective : This study generally aim to identify why the emergency department officer choose not to retrieve the medical record file for returning patient. While the specific goal is to identify the flow of medical record for returning patient and to identify the causative factors based on the 5M elements (man, money, method, machine, material). Methods : The design of this study use descriptive research method with qualitative approach and used phenomenology method as the study design. Subjects in this study are 4 registration officers of the emergency department and the head of medical records unit as a source of triangulation in Wonosari Regional General Hospital. The technique of collecting data through observation, interviews and documentation study. Results : The flow of medical record for the returning patients in RSUD Wonosari’s emergency installations are not ideal. The officer should retrieve the medical record in the filing room. While the causative factors are man, method, machine and money.
Kata Kunci : faktor, pasien lama, instalasi gawat darurat, pengambilan berkas rekam medis pasien.