Laporkan Masalah

Pengaruh Eksistensi Pasar Tradisional Terhadap Perkembangan Wilayah Kota Surakarta

LUSIA CHRISMA P.P, Alia Fajarwati, S.Si., M.IDEA

2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pasar tradisional merupakan salah satu sektor penting yang mendukung perekonomian di Indonesia, yang memiliki peran strategis dalam peningkatan pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat. Salah satu pasar tradisional yang masih bertahan eksistensinya di tengah era modern adalah Pasar Gede Hardjonagoro. Pasar Gede Hardjonagoro adalah pasar tertua sekaligus terbesar di Kota Surakarta yang tidak hanya memiliki fungsi sebagai sarana berlangsungnya aktivitas jual beli dan kegiatan perdagangan, tetapi juga menjadi salah satu destinasi wisata Kota Surakarta. Selain itu, pasar ini juga merupakan sarana interaksi sosial dan budaya terlihat dari arsitektur bangunan dan lokasi dari kawasan pasar tersebut. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini: 1) mendeskripsikan profil Pasar Gede Hardjonagoro, 2) menganalisis kondisi eksistensi Pasar Gede Hardjonagoro Surakarta, 3) mengkaji upaya-upaya yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensi Pasar Gede Hardjonagoro, 4) mengkaji kontribusi Pasar Gede Hardjonagoro terhadap perkembangan wilayah Kota Surakarta. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan teknik analisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk memberikan deskripsi dan analisis mengenai subjek penelitian berdasarkan data dari variabel yang diperoleh melalui wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dengan Pasar Gede. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Gede Hardjonagoro dikenal sebagai salah satu jati diri Kota Surakarta yang berdiri sejak 1927 oleh arsitektur Thomas Karsten dan diresmikan oleh PB X pada 1930. Kondisi Pasar Gede Hardjonagoro pun tergolong sangat baik dengan eksistensinya yang terus meningkat, karena banyak diminati oleh masyarakat sebagai tempat berbelanja. Hal ini didukung pula dengan sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai serta pengelolaan yang tepat dari pemerintah dalam mempertahankan keberadaannya, seperti pelaksanaan program pasar, inovasi pasar, dan promosi pasar. Pasar Gede Hardjonagoro juga berkontribusi dalam perkembangan wilayah Kota Surakarta, tidak hanya secara spasial maupun sosial budaya, tetapi juga menunjang dalam perekonomian dan pariwisata daerah.

Traditional markets are important to support Indonesia in economy sector, that have strategic role in order to enhancement the regional income and for the employments. One of the traditional market that still exist in this modern area is Pasar Gede Hardjonagoro. Pasar Gede Hardjonagoro is the oldest and largest market in Surakarta that not only has the function as a means of ongoing trading activities and trade, but also became one of the tourism destination of Surakarta. Beside, this market also provides a means of social interaction and culture, it can be seen from the architecture of the building and the location of the market. The purpose of this reserach : 1) Describe the profile of Pasar Gede Hardjonagoro. 2) Analyze the condition of Pasar Gede Hardjonagoro in Surakarta, 3) Examines the attemps that was done to maintain the existence of Pasar Gede Hardjonagoro , 4) Examines the contribution of Pasar Gede Hardjonagoro toward the development of Surakarta. Approach of this research is mixed method the analysis techniques was done in a qualitative and quantitative descriptive the aim of providing a description and analysis of the subject of research based on data from the variables through interview against the parties that are related with Pasar Gede. The results of the research showed that Pasar Gede Hardjonagoro is known as one of the identity of Surakarta since 1927 by the architecture of Thomas Karsten and officially announced by the PB X 1930. The conditions of Pasar Gede Hardjonagoro is considered good with its existence, because people usually use Pasar Gede as a shopping centre. This idea is support by infrastructures and good management from goverment in maintaining the exsistence of Pasar Gede Hardjonagoro, such us the implementation of program that related to the market, inovation, and the promotion. Pasar Gede Hardjonagoro also contributed to the development of Surakarta, not only spatially as well as social and cultural but also support in the economy and tourism areas.

Kata Kunci : Eksistensi, Pasar Tradisional, Perkembangan Wilayah / Existence, Traditional Market, Regional Development

  1. S1-2016-334235-abstract.pdf  
  2. S1-2016-334235-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-334235-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-334235-title.pdf