Laporkan Masalah

Penjangkaran Partai Politik, Studi Kasus Strategi Penjangkaran PKS di Kabupaten Sleman

MEGADIKTA METALIANA, Miftah Adhi Ikhsanto, S.IP, MiOP

2016 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)

Studi ini bertujuan untuk memetakan sejauh mana efektivitas strategi penjangakaran Partai Keadilan Sejahtera di Kabupaten Sleman. Kajian ini menarik untuk dilakukan karena didasari pada fakta empiris bahwa studi tentang penjangkaran partai masih jarang dilakukan. Studi kepartaian dewasa ini bahkan memilah pembahasan mengenai partai politik dan basis suaranya dalam skope yang berbeda, padahal antara keduanya terdapat satu konsep penting yang menghubungkan ranah intermediary dan masyarakat. Permasalahan yang diangkat dalam studi ini adalah bagaimana strategi penjangkaran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kabupaten Sleman. Selain SWOT, studi ini menggunakan konsep pelembagaan partai milik Mainwaring dan Scully dan konsep penjangakaran partai milik Johnson Tan Paige. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan ragam studi kasus tunggal. Unit analisa data dalam penelitian ini adalah DPD Partai Keadilan Sejahtera Kabupaten Sleman. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif secara induktif yaitu suatu analisa yang berdasarkan data, fakta dan informasi empiris. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum strategi penjangkaran PKS di Kabupaten Sleman sudah cukup variatif dilihat dari ragam kegiatannya menurut sasaran, arah, dan aktor. Sejauh ini, kaderisasi masih menjadi strategi penjangkaran yang paling masif dan efektif untuk digunakan. Meski, hasil perolehan suara yang stagnan pasca 2004 menunjukkan bahwa kerja-kerja kader tidak mengalami peningkatan yang berarti. Di sisi lain, munculnya riak-riak faksionalisasi menunjukkan pergeseran preferensi partai yang semakin politis. Usia partai yang relatif masih muda semakin mempertegas dangkalnya akar partai. Sebagai perpanjangan dari pusat, DPD PKS Sleman tidak memiliki kekhasan strategi penjangkaran partai.

This study aimed to map effectiveness of rooting strategies of Partai Keadilan Sejahtera (Prosperous Justice Party) in Sleman Regency. This study was quite interesting because based on empirical fact this kind of researched still rarely performed. Study of political party nowadays sort out the discussion of political parties and grass roots, even though there is one important concept that connects intermediary and society in between. The research question raised in this study was how rooting strategies were applied by Partai Keadilan Sejahtera (PKS) in Sleman. Besides SWOT, this study employed two concepts as means of analysis, Mainwaring and Scully’s concept of party system institutionalization and Paige Johnson Tan’s party rooting concept. This study used qualitative approach which was a single case study. The data analysis unit of this study was the regional leadership council (Dewan Pimpinan Daerah) of PKS in Sleman. Data were obtained from observation, interviews and literature review. Hereafter, all data was analyzed inductively using qualitative approach, i.e. the analysis was based on data, facts, and empirical information. In conclusion, the generally rooting strategies of Partai Keadilan Sejahtera Sleman was quite varied as reflected through its diverse activities in term of targets, directions and actors. So far, regeneration still become the best rooting strategies. Unfortunately, the rooting could not be stated as effective because branch-staking was the only backbone of rooting process. Furthermore, stagnant vote for the party has showed unimproving performance of the cadre since 2004. In addition, the sign emergence of factionalization indicates the shifting party preference that becomes political oriented. The relatively young age of the party highlights the shallowness of the party.

Kata Kunci : PKS, penjangkaran, pelembagaan partai politik

  1. S1-2016-317862-abstract.pdf  
  2. S1-2016-317862-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-317862-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-317862-title.pdf