Laporkan Masalah

KONSEP KEHENDAK DALAM PEMIKIRAN NIETZSCHE: KONTRIBUSINYA BAGI ETOS KERJA

HANA HARI CHRISTIAN NINGRUM, Dr. Misnal Munir;Yulianingsih Riswan, S.Fil., M.A.

2016 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFAT

Penelitian ini dilakukan oleh peneliti karena ketertarikan peneliti pada kehidupan kerja masa kini. Banyaknya manusia yang kurang memahami apa sebenarnya kerja dan bagaimana menjadi manusia yang berkualitas dalam kehidupan kerja. Kerja bukan hanya sebatas kegiatan untuk mengisi waktu luang dan usaha untuk memenuhi kebutuhan, namun bekerja juga adalah pencerminan kepribadian manusia yang terlihat melalui sikap dan perilakunya. Pemahaman pada etos kerja yang masih minim menjadikan peneliti merasa perlu mencari dan mengetahui apa sebenarnya makna etos kerja yang sebenarnya. Selanjutnya terkait objek formal, peneliti juga menemukan ketertarikan pada sebuah konsep seorang filsuf kontroversional yaitu Friedrich Nietzsche yaitu kehendak untuk berkuasa (Will to Power). Peneliti kemudian mencari hubungan apa yang ada pada etos kerja dan kehendak menurut filsafat Nietzsche. Metode yang dipilih oleh peneliti untuk melakukan penelitian ini adalah studi pustaka. Metode ini dianggap tepat untuk melakukan dan menyelesaikan penelitian karena etos kerja yang merupakan objek material merupakan objek kajian yang sebenarnya lekat dengan manusia dalam kehidupan ini namun kurang banyak dipahami secara mendalam untuk maknanya dan hubunganya dengan objek formal yaitu kehendak menurut filsafat Nietzsche. Pada bagian analisis, peneliti akan menggukan beberapa tahapan penelitian seperti interpretasi, deskripsi, koherensi internal, dan refleksi peneliti pribadi. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah bahwa etos kerja memiliki keterikatan yang erat dengan kehendak, karena kehendak merupakan faktor pendorong seseorang untuk menjadi Ubermensch. Tujuan akhir dari etos kerja sendiri merupakan tingginya kualitas diri yang dimiliki oleh individu.

This research is done to find out how is working ethos of people nowadays. There are lots of case when people do not really comprehend the notion of working and how to be qualified workers. Working is not merely an activity done to fill vacant times or an act of making a living. In fact, peoples personality can also be reflected based on how they work. This belief of the lack of understanding of working ethos of peoples nowadays is what makes the researcher feels obligated to find out what working ethos really is. Related to the formal objects, the researcher also has an interest in an idea proposed by a controversial philosopher, Friedrich Nietzsche, about Will to Power. The researcher then tries to find the connection between the working ethos and the will to power. A method chosen by the researcher is the literature study as it is considered precise to analyze the two ideas which are of working ethos and Will to Power. Researcher then interprets, describes and finds the internal coherence also includes her own personal reflection of the study Researcher finds out that working ethos is indeed bounded to will. Will is the factor of a person to be a Ubermensch while the goal of working ethos itself is for an individual to possess an excellent superiority within himself or herself.

Kata Kunci : Etos Kerja, Will to Power, Kualitas Individu

  1. S1-2016-312580-abstract.pdf  
  2. S1-2016-312580-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-312580-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-312580-title.pdf