Laporkan Masalah

Pola Persebaran dan Potensi Mataair Kecamatan Gedangsari Kabupaten Gunungkidul

PRATYA DHANI RARA D, Dr.Sudaryatno, M.Si

2016 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Mataair merupakan salah satu sumber air bagi kehidupan manusia. Mataair yang diteliti berada pada Perbukitan Baturagung di Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Pentingnya peranan mataair di Kecamatan Gedangsari menjadi alasan penelitian ini dilakukan. Tujuan pertama penelitian ini yaitu mencari tahu karakter kuantitas dan kualitas mataair di Perbukitan Baturagung, persebaran mataair, serta potensinya untuk memenuhi kebutuhan air penduduk di masa yang akan datang. Metode survey dominan dilakukan dalam penelitian ini. Metode purposive sampling digunakan dalam penentuan sampel mataair yang diujikan di laboratorium dan penentuan responden untuk di wawancara. Penelitian ini bersifat deskriptif komparatif. Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran atas kondisi dan karakteristik mataair. Analisis komparatif digunakan untuk membandingkan dan mengklasifikasikan sifat fisik dan kimia mataair dari hasil analisis laboratorium dengan baku mutu air yang ada. Pada akhirnya penelitian ini menunjukkan hasil bahwa persebaran mataair di Kecamatan Gedangsari merata, 8 mataair tersebar di setiap desa, 2 dari 8 mataair berada di Desa Tegalrejo. Tipe mataair di Kecamatan Gedangsari yaitu mataair kontak dan retakan. Secara kuantitas, debit hariannya mencapai total 808,358 m3. Secara kualitas, air dari mataair di dominasi oleh tingginya unsur kesadahan (CaCO3) (64-308 mg/L) di beberapa mataair. Tingginya unsur kesadahan dapat ditolerir dengan perlakuan tertentu yaitu mengendapkan zat tersebut sebelum dikonsumsi.

Spring is one source of water for human life. Springs which have researched are located on Baruragung Hills of Gedangsari Sub-District, Gunungkidul Regency. The importance of the role of springs in the Gedangsari Sub-District become a reason the study was conducted. The first objective of this study is to find out the caracter of quantity and quality of springs in Baruragung Hills, springs distribution, and its potential to fulfill water needs of resident in the future. Survey methode is dominant in this research. Purposive sampling nethod used to springs sampling which are be interviewed. The research is descriptive and comparative. Descriptive analysis is used to describe the condition and characteristic of springs. Comparative analysis is used to compare and classify physical and chemical feature of springs from the result laboratory test. At last, this research resulted that the springs in Gedangsari Sub-District are unevenly distributed, 8 springs scattered in every village, 2 of 8 springs are located at Tegalrejo. Type of springs in Gedangsari Sub-District is contact and fracture spring or tabular spring. In quantity, daily discharge reach out total 808,358 m3. In quality, water of springs dominate by high element of hardness (CaCO3) (64-308 mg/L) in some springs. The height of the element hardness can be tolerated by treatments that is deposit its element before consumed.

Kata Kunci : Mataair, Perbukitan Baturagung, Ketersediaan Air

  1. D3-2016-351371-abstract.pdf  
  2. D3-2016-351371-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-351371-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-351371-title.pdf