PERENCANAAN BUS KAMPUS DENGAN MEMPERTIMBANGKAN PERMINTAAN CALON PENGGUNA DI UNIVERSITAS GADJAH MADA
SOPHIA AZMI, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D.
2016 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILUniversitas Gadjah Mada yang memiliki kawasan yang sangat luas yaitu sebesar 300 hektar dan di atasnya berdiri 670 buah gedung dengan luas total 740.000 m². Kampus UGM dipisahkan oleh Jalan Persatuan sehingga menjadikan kampus UGM menjadi 2 bagian yaitu kampus barat dan kampus timur yang menjadikan masalah utama dalam pengaturan transportasi internal maupun eksternal kampus. Supaya mampu mendukung semua aktivitas di dalamnya kampus UGM perlu mengadakan bus kampus yang khusus melayani kawasan internal kampus UGM. Pengadaan bus kampus ini diharapkan menjadi sarana transportasi kampus yang efisien,tertata dan teratur sesuai kebutuhan mahasiswa, karyawan, dosen dan pihak luar yang berkepentingan. Perencanaan rute bus kampus didasarkan pada analisis permintaan calon pengguna bus kampus yaitu civitas akademika. Kriteria yang digunakan dalam melakukan perencanaan trayek bus kampus UGM adalah dengan menghubungkan zona-zona yang memiliki permintaan perjalanan yang cukup besar, daerah pelayanan, aksesibilitas, jaringan jalan dan kondisi geometri jalan seperti lebar jalan yang memungkinkan untuk dilewati oleh bus serta kepadatan jalan. Setelah itu merencanakan letak tempat henti yang dibutuhkan serta merencanakan jumlah armada bus yang akan melayani trayek. Untuk perencanaan rute bus kampus terbagi dalam dua alternatif rute. Jumlah bus yang dibutuhkan dalam perencanaan alternatif rute I pada kondisi LF=100% adalah 3 armada bus. Sedangkan untuk alternatif rute II terbagi menjadi 2 sub rute, jumlah bus yang dibutuhkan pada sub rute 1 adalah 2 armada bus dan jumlah bus yang dibutuhkan pada sub rute 2 adalah 2 armada bus pada kondisi LF=100%. Bus kampus akan beroperasi pada hari Senin sampai Jumat pada pukul 06.00 sampai pukul 21.00.
Gadjah Mada University has very wide region that is approximately 300 hectares and there has been built 670 buildings on total area of 740.000 m², thus been separated by Kaliurang Road that caused UGM campus is divided into 2 parts which are west campus and east campus. This makes main matters in internal and external campus transportation regulation. Therefore, in order to be able to support all activities inside, UGM is expected in necessity to operate campus bus to serve specifically in internal area of UGM campus. This is expected to become the means of campus transportation that are efficient, well-organized, and well-ordered according to the needs of students, lecturers, employees, and concerned outsiders. The planning of bus campus routes is based on demand analysis of potential passenger., whom are academicians. The used criteria in planning of UGM campus bus trajectory is by interconnecting zones that have considerable travel demands. Subsequently, the required halting place and quantity of bus fleets which will serve the route are planned. Route planning of bus campus routes will be divided into two alternatives. The quantity of bus needed in first alternative of route planning within LF=100% condition is 3 bus fleets. Whereas for second alternative of route planning is divided into two sub routes. Those quantity of bus needed in sub route 1 is 2 bus fleets, and in sub route 2 is 2 bus fleets within LF=100%. Campus bus will be operated on Monday until Friday at time of 06.00 until 21.00.
Kata Kunci : Bus Kampus, Rute, Permintaan, Universitas Gadjah Mada