Laporkan Masalah

Representasi Taliban Dalam Pemberitaan Di Media Elektronik Prancis Le Monde

LENI HARYANI, Aprillia Firmonasari, S.S., M.Hum., DEA.

2016 | Skripsi | S1 SASTRA PERANCIS

Taliban sempat digulingkan oleh Amerika Serikat karena dianggap melindungi pimpinan jaringan teroris internasional Al-Qaeda dalam serangan menara kembar WTC (World Trade Center) pada tahun 2001. Kemudian, Taliban berdiri kembali dengan nama TTP (Tehrik-e-Taliban) pada tahun 2007. Sejak saat itu Taliban menjadi sorotan dunia hingga sekarang. Berbagai berita mengenai Taliban menjadi topik utama pemberitaan. Banyak pihak yang memberikan pandangan positif maupun negatif terhadap kelompok ini sehingga menimbulkan pertentangan wacana. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat permasalahan bagaimana representasi Taliban dalam pemberitaan di media elektronik Prancis Le Monde, apakah Taliban digambarkan dengan perspektif positif atau perspektif negatif. Penelitian ini akan menggunakan teori representasi dari Stuart Hall dengan pendekatan konstruksionis. Analisis data akan dilihat berdasarkan dari struktur leksikal dan argumentasi yang digunakan media dalam pemberitaan. Struktur leksikal ini mencakup pemakaian kosakata, apakah kosakata tersebut memberikan gambaran positif atau negatif sedangkan struktur argumentasi melihat kalimat-kalimat pendukung yang menujukkan gambaran tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Le Monde memberikan gambaran Taliban sebagai salah satu kelompok teroris. Gambaran tersebut tercermin dari pemilihan kosakata dan argumentasi yang digunakannya dalam pemberitaan. Hal ini dikarenakan Le Monde sebagai salah satu media nasional Prancis yang merupakan salah satu negara yang pernah menjadi korban dari aksi kejahatan Taliban. Selain itu aksi-aksi yang dilakukan Taliban termasuk kedalam pelanggaran yang terdapat dalam RUU Prancis mengenai perang melawan terorisme.

Taliban has ever been overthrown by United States because they were suspected in protecting leader of the international terrorist network, Al-Qaeda in the period of twin towers WTC (World Trade Center) attack in 2001. Later on, Taliban was established again with the name TTP (Tehrik-e-Taliban) in 2007. Since that time, Taliban has grabbing world’s attention until now. A number of news about Taliban becomes the main topic of discussions. Many parties give their positive and negative opinions towards the group which causing discourse contradiction. Because of that, this study aims to bring the issue of how Taliban’s representation within the news in French electronic media Le Monde. What perspective is Taliban illustrated (positive or negative)? This study employed a theory of representation from Stuart Hall by using constructionist approach. The analysis was perceived from lexical structures and argumentations which were used in the news. The lexical structure has something to do with vocabulary usage (whether the vocabularies cause positive image or negative image), meanwhile argumentation structure considers about supporting sentences which indicate the images. The result of this study showed that Le Monde creates an image of Taliban as one of terrorist factions. The image was reflected on vocabulary usages and argumentations which were used in the news. This matter might be caused since Le Monde, as one of French national media, has ever become victim of Taliban’s assault. Besides that, Taliban’s attack is categorized as a violation in a French draft of a law about battle against terrorism.

Kata Kunci : representasi, Taliban, pendekatan konstruksionis, analisis leksikal, analisis argumentasi/ representation, Taliban, constructionist approach, lexical analysis, argumentation analysis

  1. S1-2016-328994-abstract.pdf  
  2. S1-2016-328994-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-328994-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-328994-title.pdf