Laporkan Masalah

Pemeriksaan dan Analisis Kualitas Air Hujan Sebagai Sumber Air Bersih

HANNA MARSHELLA, Dr.-Ing.Ir. Agus Maryono

2016 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL SV

Air adalah materi esensial di dalam kehidupan. Air juga menjadi kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia selama hidupnya selalu memerlukan air, terutama untuk air minum. Sehingga, timbul pemasalahan krisis air dimana-mana. Air hujan merupakan salah satu alternatif yang bisa digunakan sebagai sumber air minum. Berdasarkan parameter fisik, dan kimia air hujan di daerah di wilayah desa Tempursari, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta dapat dijadikan sebagai sumber air minum sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan 2010. Tetapi, didalam air hujan masih terdapat bakteri dan patogen. Sehingga, sebelum mengkonsumsi air hujan maka diolah terlebih dahulu yaitu: air hujan dimasak atau air hujan dielektrolisis. Berdasarkan hasil uji laboratorium mengenai parameter fisik, kimia dan biologi yang terkandung dalam air hujan, air elektrolisis merupakan air dengan kualitas yang paling baik.

Water is a very essentials material in this living. Water also as a basic needed for human being; who need them in their daily life including for drinking water. Rainwater is one alternative that can be used as sources of drinking water. Based on the physical parameters and chemical rainwater in the area in the village area Tempursari, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta can be used as a source of drinking water in accordance with the standards of Ministry of Health Regulations 2010. However, in rain water still contained bacteria and pathogens. Therefore, before taking any rainwater that is then processed first: rain water cooked or rain water electrolyzed . Based on the results of laboratory tests of the physical, chemical and biological parameters contained in rain water, water electrolysis is the most excellent quality.

Kata Kunci : Sumber, Parameter, Kualitas

  1. D3-2016-344428-abstract.pdf  
  2. D3-2016-344428-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-344428-title.pdf