Laporkan Masalah

DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN SAWAH TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI DAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DI JALUR PANTURA (Kasus Di Desa Pucangrejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal)

AFIANI PUSPITA SARI , Dr. Sudrajat., M.P.

2016 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Jalur Pantura merupakan salah satu jalur yang mendorong adanya perkembangan ekonomi. Desa Pucangrejo, Kecamatan Gemuh merupakan salah satu wilayah yang dilalui oleh Jalur Pantura. Konversi lahan pertanian sawah menjadi perumahan, rumah sakit, pabrik-pabrik. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat Desa Pucangrejo setelah adanya konversi lahan pertanian sawah, 2) mengetahui persepsi masyarakat terhadap konversi lahan pertanian sawah di Desa Pucangrejo, dan 3) mengetahui pengaruh konversi lahan pertanian sawah terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat Desa Pucangrejo. Metode penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang digunakan yaitu data primer yang didapatkan dengan wawancara, dan data sekunder yang diperoleh dari lembaga-lembaga. Jumlah responden yaitu 93 jiwa. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel acak sederhana. Analisis data menggunakan tabel frekuensi dan regresi ordinal. Regresi ordinal digunakan untuk mengetahui pengaruh konversi lahan pertanian sawah terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat (data ordinal). Hasil analisis penelitian menujukan bahwa konversi lahan pertanian sawah tidak berdampak besar pada kondisi sosial dan lingkungan masyarakat akan tetapi berdampak besar pada kondisi ekonomi. Persepsi masyarakat terhadap konversi lahan yaitu 49,4 persen masyarakat setuju dengan adanya konversi lahan pertanian dan 79,6% responden setuju jika konversi lahan pertanian mampu meningkatkan pendapatan dan menyerap tenaga kerja. Hasil analisis regresi ordinal yaitu konversi lahan pertanian sawah di Desa Pucangrejo tidak berpengaruh pada kondisi sosial dan lingkungan masyarakat, akan tetapi berpengaruh pada kondisi ekonomi masyarakat.

Pantura lane is one way that encourages economic development. Pucangrejo village, Gemuh distric is one of the region traversed by Pantura lane. Agricultural land rice field conversion many occurred in this region. Agricultural land rice field conversion became housing, hospital, Gudang Garam factory, Sampoerna factory, LPG factory, restaurant, etc occured in this region. The goal of this research are 1) to know social, economy, and environmental conditions of the community after there is agricultural land rice field conversion, 2) to know community perception to agricultural land rice field conversion in Pucangrejo village, and 3) to know the influence of the agricultural land rice field conversion on social, economy, and environmental conditions of the community in Pucangrejo village. This research methode used survey method. Data used are primary data and secondary data obtained trough interviews and from institutions. Total respondents is 93 persons. The sampling technique using a simple random sample. The data analysis is used frequency tables and ordinal regression. Ordinal regression is used to know the effect of the agricultural land rice field conversion on social, economy, and environmental conditions of the community. The analysis of research addressing that conversion of agricultural land to agricultural major impact on the social and environmental conditions of the community but have a major impact on economic conditions. Public perception of the conversion of land that is 49.4 percent of the public agree with the conversion of agricultural land and 79.6% of respondents agreed that the conversion of agricultural land were able to increase revenues and provide employment. The result of ordinal regression analysis is agricultural land conversion of paddy fields in the village of Pucangrejo no effect on the social and environmental conditions of the community, but the effect on economic conditions.

Kata Kunci : Kata Kunci: konversi , lahan pertanian, sawah, sosial, ekonomi, lingkungan, regresi ordinal