Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH MAHASISWA BERDASARKAN JENIS PERGURUAN TINGGI

MARISTYA LIRA SHABRINA, Prof. Drs. Koentjoro, MBSc., Ph.D

2016 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Fenomena perilaku seksual sebelum menikah pada mahasiswa yang tak hanya menyebabkanterjangkitnya Infeksi Menular Seksual (IMS) dan terjangkitnya HIV/AIDS namun juga dilarang agama akhir–akhir ini semakin marak dan memprihatinkan. Agama manapun tidak ada yang memperbolehkan umatnya untuk melakukan perilaku seksual pranikah. Selain faktor agama, faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap perilaku seksual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan perilaku seksual pranikah mahasiswa, dan mengetahui perbedaan perilaku seksual pranikah antara perguruan tinggi berbasis agama dengan perguruan tinggi yang tidak berbasis agama. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang berusia 18- 21 tahun berjumlah 190 (110 berasal dari perguruan tinggi berbasis agama; 80 berasal dari perguruan tinggi yang tidak berbasis agama), sudah pernah atau sedang menjalin hubungan dengan seseorang yang berlawan jenis; dan belum menikah. Hasil analisis korelasiSpearman menunjukkan adanya hubungan yang negatif antara religiusitas dengan perilaku seksual pranikah ( r¬¬¬= - 0,645; p = 0,000; R2 =0,402). Religiusitas memberikan sumbangan kepada perilaku seksual pranikah sebesar 40%, sisanya merupakan faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil analisis perbedaan Mann Whitney U Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku seksual pranikah pada perguruan tinggi berbasis agama dan perguruan tinggi yang tidak berbasis agama ( z = -4,606; p = 0,00). Perguruan tinggi berbasis agama (mean 79,87) memiliki perilaku seksual pranikah yang lebih rendah daripada perguruan tinggi yang tidak berbasis agama (mean 116,99).

Premarital sexual behavior phenomenon in collegestudents which do not only causing Sexually Transmitted Infection (STI) and infecting of HIV/AIDS but also religion prohibitions is growing concern. All religion definitely prohibit its follower to do premarital sexual behavior. Besides religion factor, environmental factor like college also have an effect to premarital sex behavior in collegestudents. The aim ofthis research is to explore the relationship between religiosity and premarital sex behavior among college students, and to distinguish the difference of premarital sex behavior between students from religion-based college and students from non religion-based college. Subjects of this study were 190 students (110 students from religion-based college; 80 students from non religion-based college) within range of 18 – 21 year old, had been or were in a relationship with someone, and never been married. The result indicated that religiosity was negatively correlated with premarital sex behavior with coefficient of r = - 0,645 and significance p = 0,000. Effective contribution of religiosity on premarital sex behavior was 40%. Based on Mann Whitney U Test analysis, the result showed that there was difference of premarital sex behavior between students from religion-based college and students from non religion-based college. Students from religion-based college (mean 79,87) had lower premarital sex behavior than students from non religion-based college.(me

Kata Kunci : Religiosity, premarital sex behavior, college student, college.

  1. S1-2016-329412-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329412-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329412-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329412-title.pdf