Laporkan Masalah

PENGARUH BERKUMUR DENGAN LARUTAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L. ) 10% TERHADAP SKOR GINGIVA PADA PENDERITA GINGIVITIS

VIDYA NUR ILMI, drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D. ; drg. Al. Sri Koes Soesilowati, S.U., Sp Perio(K)

2016 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Gingivitis adalah terjadinya inflamasi atau keradangan pada gingiva. Kerusakan pada gingivitis bersifat reversible yang artinya kerusakan tersebut dapat kembali pada keadaan normal. Prevalensi dan tingkat keparahan dari gingivitis dapat diukur menggunakan indeks inflamasi gingiva. Salah satu bahan alami yang berpotensi mengurangi tingkat keparahan gingivitis adalah biji pepaya (Carica papaya L.) karena mengandung beberapa zat fitokimia seperti alkaloid dan flavonoid sebagai zat antiinflamasi serta saponin dan tanin sebagai zat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur dengan larutan ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.) 10% terhadap skor gingiva pada penderita gingivitis. Subjek penelitian terdiri dari 20 orang yang dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan (ekstrak biji pepaya 10%) dan kelompok kontrol positif (klorheksidin 0,2%). Setiap kelompok diukur skor gingivanya pada hari ke-0 atau sebelum berkumur dan pada hari ke-15 atau setelah berkumur. Data yang diperoleh dilakukan analisis menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil analisis paired t-test pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol positif menunjukkan terdapat penurunan skor gingiva yang bermakna (p<0,05). Pada hasil analisis independent t-test antara penurunan skor gingva kelompok perlakuan dan kelompok kontrol positif menunjukkan tidak adanya perbedaan yang bermakna (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu berkumur dengan larutan ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.) 10% dapat menurunkan skor gingiva pada penderita gingivitis.

Gingivitis is the inflammation of the gingiva. Damage to the gingivitis is reversible, which means the damage can be back to normal. The prevalence and severity of gingivitis can be measured using an index of gingival inflammation. One of the natural ingredients that could potentially reduce the severity of gingivitis are seeds of papaya (Carica papaya L.) because it contains several phytochemicals such as alkaloids and flavonoids as anti-inflammatory substances and saponins and tannins as antibacterial agents. This study aimed to determine the effect of rinsing with a solution of seed extract of papaya (Carica papaya L.) 10% of the gingival scores in patients with gingivitis. Subjects consisted of 20 people, divided into 2 groups: the treatment group (papaya seed extract 10%) and positive control group (0.2% chlorhexidine). Each group gingival scores measured on day 0 or before rinsing and on day 15 or after rinsing. The data obtained were analyzed using paired t-test and independent t-test. Results of paired t-test analysis in the treatment group and the positive control group showed impairment in gingival scores were significantly (p <0.05). On the results of the analysis of independent t-test between gingva score decrease treatment group and positive control group showed no significant difference (p> 0.05). The conclusion of this study was rinse with a solution of seed extract of papaya (Carica papaya L.) 10% can reduced gingival scores in patients with gingivitis.

Kata Kunci : larutan ekstrak biji pepaya (Carica papaya L.), gingivitis, skor gingiva

  1. S1-2016-335468-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335468-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335468-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335468-title.pdf