METAFORA DALAM PERCAKAPAN ANTARTOKOH PADA FILM THE KING’S SPEECH
Rachmat Efendi, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo
2012 | Tesis | S2 LinguistikPenelitian ini berdasarkan pengalaman penulis dalam menginterpretasikan metafora yang digunakan pada film The King’s Speech. Pengalaman tersebut memotivasi penulis untuk meneliti metafora yang terdapat didalamnya. Penelitian ini memiliki tiga rumusan masalah yakni: (1) Jenis metafora; (2) Fungsi atau peran elemen penyusunnya; dan (3) Konteks penggunaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data didapatkan berupa tuturan yang mengandung metafora. Data tersebut dikumpulkan dengan teknik catat dan metode simak. Data awal yang berbentuk lisan kemudian diubah ke bentuk tulisan (ditranskrip). Metode analisis yang digunakan adalah padan ekstralingual yaitu metode penelitian yang menghubungbandingkan data dengan unsur-unsur di luar bahasa seperti makna, informasi, konteks tuturan dan lain-lain. Kemudian Hasilnya disajikan secara deskriptif, dipaparkan dengan kata-kata, bukan melalui lambang-lambang atau simbol-simbol tertentu. Hasil menunjukkan bahwa metafora tidak sebatas perbandingan atau peribahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora hidup dan ada dalam keseharian manusia seperti teori yang dikemukakan Lakoff dan Johnson (1980:3). Penelitian terhadap jenis, fungsi peran elemen dan konteks penggunaan metafor pada penelitian ini diharap memperluas cara pandang pembaca dalam memahami dan menginterpretasikan metafora. Dari hasil didapatkan: (1) jenis metafora yang paling banyak digunakan pada film adalah jenis metafora ontologis. Selanjutnya metafora yang juga sering digunakan adalah metafora struktural. Kemudian, metafora orientasional teridentifikasi sebagai jenis metafora yang jarang dipakai. (2) pertama, untuk elemen Ranah Sumber, Ranah sumber kekuatan; tempat dan posisi; gerakan dan arah, teridentifikasi sebagai elemen yang paling banyak menyusun metafora dalam film, selanjutnya Ranah sumber memasak dan makanan; ranah sumber hewan; ranah sumber gelap dan terang teridentifikasi sebagai ranah sumber yang sedikit ditemui. Kedua, elemen Ranah sasaran (TD) yang ada dalam film teridentifikasi sebagai sebuah TD dengan SD berbeda; dua TD atau lebih dengan satu SD; dan TD sama dengan SD. (3) penggunaan konteks situasional metafora dipengaruhi oleh medan, pelibat dan sarana yang ada dalam sebuah situasi tertentu, sedangkan penggunaan konteks budaya metafora terkait dengan maknanya yang ada dalam budaya tersebut dan terkait pula dengan latar situasinya.
The research was based on the researcher’s experience in interpreting the metaphors used in the film The King's Speech. This experience motivated the authors to examine the metaphors found in the film. This study has three formulations of the problems are: (1) The types of metaphors, (2) The functions or roles of its constituent elements, and (3) The context of their use. The method used in this study is a qualitative descriptive method. Data were obtained in the form of speech that contains metaphors. Data were collected with note taking techniques and methods refer to the note. Preliminary data were transcribed. The analytical method used is equivalent ekstralingual compare the research methods of data with elements outside of language such as meaning, information, context of speech and others. Then the results are presented descriptively, described in words not in symbols. The result showed that metaphor was not limited in the used of comparison or proverb. The research showed that metaphor was living in the human’s daily life as Lakoff and Johnson’s theory (1980:3). The observation of types, Functions or roles of its constituent elements, and the context of metaphors in the research, hopefully extended the reader’s horizon in comprehend as well as interpret the metaphors. The result found: (1) Type of metaphor that widely used on the movie was the ontological metaphor. It’s followed by the structural metaphor. Then, the orientasional metaphor was identified as the rarely metaphor used. (2)First, The elements of Source Domain (SD) were SD strength; SD places and positions; SD motion and direction, were identified often as the elements that formed the metaphor in the movie. Next, Source Domain (SD) cooking and food; SD animals; SD light and dark were identified as rarely used. Second, The elements of Target Domain (TD) used were identified as one TD with different SD; Two or more TD with one SD; and TD with the same as SD. (3) The used of metaphors in the situational context was related to the field, tenor, and mode that exist in a certain situation, while the used of metaphors in the cultural context was related to the meaning of the culture as well as the situational background.
Kata Kunci : metafora, The King’s Speech, fungsi elemen pembentuk metafora dan konteks