ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS DIREKTORAT PENGOLAHAN PADA PT.PERTAMINA (PERSERO)
NADIR RIYANARKO, Agus Setiawan, Dr., M.Soc.Sc.
2015 | Tesis | S2 ManajemenPerusahaan menetapkan strategi untuk mendukung strategi jangka panjang, yaitu mengembangkan bisnis hulu dan menjadikan sektor hilir lebih efisien dan menguntungkan. Perusahaan dalam melakukan pengembangan mempertimbangkan berbagai faktor untuk tumbuh dan berkembang antara lain tingkat pertumbuhan, pengembalian investasi dan ketersediaan anggaran. Kondisi saat ini sektor hilir memberikan kontribusi laba yang lebih kecil dibandingkan dengan sektor hulu. Perusahaan sebagai BUMN yang diberikan tugas oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak nasional dan direktorat pengolahan sebagai penanggung jawab proses pengolahan yang mengendalikan kilang-kilang pengolahan minyak dan gas bumi. Kondisi saat ini menunjukkan bahwa produksi masih dibawah kebutuhan sehingga perusahaan perlu meningkatkan kapasitas dan kehandalan kilang. Korporat harus mempersiapkan strategi dalam mewujudkan nilai tambah pada unit bisnis yang sesuai dengan visi dan misi serta situasi dan kondisi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan analisis dan evaluasi terhadap: 1) strategi kebijakan penentuan pengembangan bisnis direktorat pengolahan dibandingkan dengan visi misi dan strategi bisnis perusahaan, 2) pengembangan bisnis perusahaan khususnya di direktorat pengolahan dikaitkan dengan situasi dan kondisi perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif analitik, menggunakan data hasil wawancara dan penelusuran dokumen untuk selanjutnya dilakukan analisis dan pembahasan. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis visi dan misi korporat dan direktorat, analisis lingkungan eksternal, dan analisis lingkungan internal. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan bisnis direktorat pengolahan yang ditetapkan telah sesuai dengan visi, misi dan strategi perusahaan yang diwujudkan dalam tema besar strategis aggressive upstream dan profitable downstream. Selanjutnya penerapan strategi direktorat pengolahan telah memperhatikan kondisi perusahaan melalui identifikasi faktor sukses kunci dan keunggulan kompetitif.
The company established a strategy to support long-term strategy, which develops upstream and downstream sectors to make more efficient and profitable. Company considers several factors in developing such as the level of growth, return on investment and budget availability. Downstream sector contributes a smaller profit than the upstream sector on current condition. The Company as state owned enterpris was assigned by the government to fulfill the needs of national fuel and directorate of processing is in charge of controlling the process of processing the oil refineries and gas processing. Current condition indicate that production capacity is below demand, so companies need to increase the capacity and reliability of the refinery. Corporate must prepare a strategy for achieving added value to the business units in accordance with the vision and mission as well as the circumstances of the company. The research aims to provide analysis and evaluation of 1) the business development strategy setting policy directorate of processing compared with the vision, mission and business strategy, 2 )business development of the companies, especially in the directorate of processing associated with the circumstances of the company. The analysis method used is analytic descriptive, using data from interviews and searches documents for further analysis and discussion. Analysis were performed using analysis of the vision and mission of the company, analysis of the external environment and analysis of internal environment. From the analysis it can be concluded that the strategy of business development directorate processing defined in accordance with the vision, mission and strategy of the company are realized in a big theme as aggressive upstream and profitable downstream. Furthermore, the implementation of the strategy directorate processing have noticed the condition of the company through the identification of key success factor and competitive advantage.
Kata Kunci : Visi dan misi, Strategi Pengembangan, strategi bersaing, keunggulan kompetitif