HUBUNGAN PREMATURITAS DENGAN PERKEMBANGAN ANAK UMUR 1-3 TAHUN DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT Dr. SARDJITO
AYI NOVIANTI PERMANA, DiahWulandari, M.Keb; Margono, S.Pd., A.PP.,M.Sc
2016 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIKDi RSUP Dr. Sardjito bulan Januari-Agustus 2015 sebanyak 58,5% dinilai mengalami gangguan perkembangan. Sebagian besar mengalami keterlambatan pada aspek motorik kasar dan bahasa atau bicara, yang sebagian besar diakibatkan kurangnya stimulasi. Faktor yang mempengaruhi perkembangan anak salah satunnya adalah prematuritas. Anak yang lahir prematur sebelum usia kehamilan <34 minggu mengalami risiko lebih tinggi mengalami gangguan perkembangan karena merupakan masa pesat pada paru-paru bayi,otak dan organ pencernaan darpada anak yang lahir pada usia kehamilan 34-37 minggu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan prematuritas dengan perkembangan pada anak umur 1-3 tahun di RSUP Dr. Sardjito. Metode penelitian ini menggunakan desain historical cohort atau kohort retrospektif dan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian adalah 62 anak. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak riwayat prematur yaitu bayi yang lahir pada usia kehamilan <37 minggu yang melahirkan di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta tahun 2012-2014. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Chi-Square Ä® Hasil penelitian menunjukan subjek yang lahir prematur <34 minggu mengalami gangguan perkembangan paling sebanyak 25 anak (80,6%) dan subjek yang lahir prematur 34-37 minggu mengalami gangguan perkembangan yaitu 15 anak (51,6%). Uji statistik didapatkan p-value sebesar 0,008 (p-value <0,05), X2 hitung sebesar 7,05 (X2 hitung > X2 tabel ) dan RR 1,67, sedangkan nlai CI 95 % : 1,115- 2,492 artinya ada hubungan yang signifikan antara dua variabel. Anak yang lahir prematur <34 minggu memiliki risiko 1,7 kali lebih besar mengalami gangguan perkembangan dibandingkan usia 34-37 minggu. Ada hubungan antara prematuritas dengan perkembangan anak pada usia 1-3 tahun di RSUP Dr. Sardjito. Prematuritas mempengaruhi perkembangan anak.
In Hospital Dr. Sardjito January-August 2015 as much as 58.5% of children experienced a developmental disorders. Most of them are experienced delays in rough motoric aspects and language or speech, which is mainly due to the lack of stimulation. One of the factor that is affecting to child development is prematurity. Children born prematurely before the age of gestation <34 weeks experienced a higher risk of disruption because a period of rapid development in the baby's lungs, brain and digestive organs than children born at 34- 37 weeks gestation. The aim of this study is to determine the relationship of prematurity to the development of children aged 1-3 years in Dr. Sardjito Hospital. This study method was using historical cohort design or retrospective cohort and the sampling techniques using purposive sampling method. The number of sample in this study was 62 children. The population in this study were all children with premature history, the babies that was born at gestational age < 37 weeks at Dr. Sardjito Hospital Yogyakarta in 2012-2014. The collecting data was using primary and secondary data. The data analysis was using Chi-VTXDUH WHVW Ä® The results showed that subjects who were born prematurely in < 34 weeks experienced the most of development disorder that is 25 children (80.6%) and subjects who were born prematurely in 34-37 weeks experienced the development disorder that is 15 children (51.6%). The statistical test was obtained p-value of 0.008 (p-value < 0.05), X2count 7.05 (X2count > X2table) and RR 1.67, while CI value 95%: 1.115 to 2.492 means there is a significant relationship between the two variables. Children who were born prematurely < 34 weeks had 1.67 times greater risk of development disorder than the age of 34-37 weeks. There is a relationship between prematurity to the development of children aged 1-3 years in the Dr. Sardjito Hospital.
Kata Kunci : Prematuritas, Perkembangan Anak / Prematurity, Children Development