Laporkan Masalah

ZONA KERENTANAN GERAKAN MASSA DESA BALEAGUNG, BANARAN, DAN KLEGEN, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN MAGELANG, PROVINSI JAWA TENGAH

REZA SYAH MOSLEM, Dr. Wahyu Wilopo, S.T., M.Eng.

2015 | Skripsi | S1 TEKNIK GEOLOGI

Daerah Desa Baleagung, Klegen dan Banaran terletak di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu daerah yang cukup rawan akan bencana gerakan tanah. Pada daerah penelitian dijumpai 63 titik longsor dengan tipe longsor rotasi dan translasi. Oleh karena itu perlu dilakukan penzonaan guna mempermudah mitigasi bencana longsor. Hasil penyelidikan dan kajian tersebut ditampilkan dalam bentuk peta zona kerentanan gerakan tanah. Daerah penelitian terletak pada koordinat 423007 BT - 9183713 BT dan 427088 LS - 9181035 LS. Tahap pengerjaan penelitian dengan melakukan penyelidikan kondisi geologi di lapangan berdasarkan beberapa parameter yaitu parameter kelerengan, litologi, struktur geologi, dan tata guna lahan. Setiap parameter memiliki penilaian yang berbeda-beda, dari penilaian tersebut dapat ditentukan bobot di setiap parameter. Untuk mendapatkan pembobotan yang konsisten di lakukan perhitungan AHP. Berdasarkan parameter lapangan maka daerah penelitian dapat dikelompokan menjadi tiga zona kerentanan gerakan tanah, yaitu zona Kerentanan Gerakan Tanah Rendah, zona Kerentanan Gerakan Tanah sedang, dan Zona Kerentanan Gerakan Tanah Tinggi.

Area around Baleagung Village, Klegen and Banaran located in Grabag District, Magelang regency, Central Java province is one of the areas that is quite vulnerable of landslide movement. In the region study, 63 point slide was found in rotation and translation type of landslide. Therefore it is necessary to do zoning to facilitate landslide mitigation. The results of research and studies are displayed in the form of Land Movement Vulnerability Zone Map. The study area is located at coordinates 423007 E - 9183713 E and 427088 S - 9181035 S. Construction research investigating the geological conditions in the field are based on several parameters, such as slope parameters, lithological, structural geology, and land use. Each parameter has a different judgment, from that assessment can be determined on each weight of parameters. To get a consistent weighting, the calculation of AHP was done. Based on the parameters of the study, the area can be divided into three zones of landslide vulnerability, those are Low Land Vulnerability Zone Movement, Middle Land Vulnerability Zone Movement, and High Land Vulnerability Zone Movement.

Kata Kunci : Grabag, zona kerentanan, AHP, gerakan massa / Grabag, vulnerability zone, AHP, mass movement