ANALISIS HUBUNGAN GROWTH/ SHARE MATRIX DAN PARENTING FIT MATRIX DALAM PEMETAAN STRATEGIS UNIT-UNIT BISNIS: STUDI PADA DIVISI BIOPHARMA PT. KALBE FARMA, Tbk
RATIH MAYASARI, Rangga Almahendra, Dr., MM.
2015 | Tesis | S2 ManajemenEvolusi strategi dan pemikiran manajemen perusahaan dalam menyikapi salah satu strategi yang kerap dipergunakan oleh korporasi, yaitu diversifikasi, telah mempengaruhi model pengelolaan korporasi. Model pemetaan unit-unit bisnis yang dipergunakan korporasi sebagai alat bantu untuk mendapatkan rekomendasi keputusan strategis terhadap portofolio bisnis, telah berkembang dari model yang paling klasik hingga model terbaru yang dianggap jauh lebih baik dari yang sebelumnya. Model klasik atau growth/share matrix memetakan unit-unit bisnis ke dalam empat kuadran yaitu stars, question marks, cash cows dan dogs. Hasil pemetaan menggunakan growth/share matrix dianggap terlalu sederhana dan kurang komprehensif karena hanya menggunakan dua variabel saja yaitu prosentase pertumbuhan industri dan prosentase relative market share. Sebaliknya, model terbaru yang diperkenalkan oleh Campbell et al. (1995) yang disebut dengan parenting fit matrix, menekankan pada peranan strategis korporat sebagai induk yang dianggap ikut berkontribusi pada kinerja unit bisnis melalui kesesuaian atau ketidaksesuaian strategis antara korporat dan unit-unit bisnis yang dimilikinya. Parenting fit matrix memetakan unit-unit bisnis ke dalam lima area yaitu heartland, edge of heartland, ballast, value trap, dan alien territory. Penelitian ini merupakan studi pada divisi Biopharma yang dimiliki oleh PT. Kalbe Farma, Tbk dengan menggunakan lima unit bisnis Biopharma sebagai objek penelitian. Dalam penelitian ini, penulis melakukan pemetaan unit-unit bisnis Biopharma menggunakan model growth/share matrix dan parenting fit matrix untuk mengetahui hubungan antara kedua model melalui rekomendasi keputusan strategis yang diberikan oleh masing-masing model terhadap unit-unit bisnis Biopharma. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan rekomendasi penggunaan model yang lebih efektif bagi pengelolaan korporasi, khususnya bagi manajemen korporat Biopharma. Hasil penelitian ternyata menunjukkan terdapat perbedaan antara rekomendasi keputusan strategis yang diberikan oleh growth/share matrix dan parenting fit matrix. Namun demikian, perbedaan-perbedaan tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menilai apakah penggunaan model growth/share matrix lebih efektif daripada parenting fit matrix ataupun sebaliknya, karena kedua model pemetaan menggunakan variabel-variabel yang tidak sama. Growth/share matrix dan parenting fit matrix akan menjadi lebih efektif jika digunakan secara bersama - sama karena dapat memberikan sudut pandang strategis yang jauh lebih lengkap. Melalui penggunaan kedua matriks secara bersama-sama, manajemen korporat diharapkan dapat mengelola seluruh unit bisnis yang dimiliki secara lebih baik dan menghindari kemungkinan terjadinya bias dalam menghasilkan keputusan strategis sekaligus menghindari kemungkinan terjadinya value destruction secara terus menerus tanpa disadari oleh manajemen korporat sebagai parent company.
Evolution strategy and corporate management thinking in addressing one of the strategies that is often used by corporations, namely diversification, has influenced corporation management model. Model of mapping business units which is used by corporations as a tool to obtain recommendation of strategic decision towards business portfolio, has developed from the most classic model into the latest model which is considered far better than the previous one. Classic model or growth/share matrix maps business units into four quadrants namely stars, question marks, cash cows and dogs. Mapping results using growth/share matrix is considered too simple and less comprehensive because it only uses two variables that is percentage of industry growth and percentage of relative market share. On the contrary, the latest model that was introduced by Campbell et al. (1995) is known as parenting fit matrix, focuses on corporate strategic role as parent that is considered to contribute to business unit performance through strategic suitability or unsuitability between corporate and business units owned. Parenting fit matrix maps business units into five areas namely heartland, edge of heartland, ballast, value trap, and alien territory. This research is a study in Biopharma division owned by PT. Kalbe Farma, Tbk by using five business units of Biopharma as research objects. In this research, the author conducts mapping of business units of Biopharma using growth/share matrix model and parenting fit matrix to determine the relationship between both models through recommendation of strategic decisions given by each model towards business units of Biopharma. This research also aims to provide recommendations for a more effective model utilization for corporation management, especially for corporate management in Biopharma. Research results show that there is a difference between strategic decision recommendation given by growth/share matrix and parenting fit matrix. However, the differences cannot be made as basis to assess whether utilization of growth/share matrix model is more effective than parenting fit matrix or vice versa, because both model mapping uses different variables. Growth/share matrix and parenting fit matrix will be more effective if used simultaneously because it can provide strategic perspectives that are more complete. Through usage of both matrix simultaneously, corporate management is expected to better manage all the business units owned and avoid the possibility of bias in producing strategic decisions as well as prevent the occurrence of continuous value destruction without being noticed by the corporate management as parent company.
Kata Kunci : Key words: diversification, evolution strategy, growth/share matrix, parenting fit matrix, value destruction, corporation management, parent company, business portfolio