Laporkan Masalah

HUBUNGAN PRODUKTIVITAS DURIAN DENGAN KELAS KESESUAIAN LAHAN DI ENAM KECAMATAN, KARANGANYAR

VITA MOENICASARI, Prof.Dr.Ir. Azwar Ma'as, M.Sc. ; Dr.Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M. Agr. Sc.

2015 | Skripsi | S1 ILMU TANAH

Penelitian ini bertujuan, (1) untuk mengevaluasi kelas kesesuaian lahan aktual dan potensial tanaman durian, (2) mengetahui hubungan produktivitas tanaman durian dengan kelas kesesuaian lahan, serta (3) mengetahui faktor yang mempengaruhi produktivitas durian pada beberapa kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada kriteria kesesuaian lahan Djaenudin et al., (2003) dengan menggunakan metode limitasi sederhana. Penelitian di awali dengan survei di lapangan untuk menetapkan daerah sentra durian yang diikuti dengan penetapan sampel untuk tanah, produksi dari wawancara petani dengan metode purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan aktual tanaman durian di Kerjo, Jumantono, Jumapolo, dan Karangpandan adalah S2nr. Kelas kesesuaian lahan aktual di Mojogedang dan Tawangmangu adalah S2wa dan S2tc nr. Kelas kesesuaian lahan potensial di Kerjo, Mojogedang, Jumantono, Jumapolo, dan Jumapolo adalah S1 dan di Tawangmangu adalah S2tc. Hubungan produktivitas durian dengan kelas kesesuaian lahan di Jumapolo, Karangpandan, Tawangmangu adalah berbanding lurus. Hubungan produktivitas durian dengan kelas kesesuaian lahan di Kerjo, Mojogedang, dan Jumantono menunjukkan tidak berbanding lurus (tidak ada hubungan langsung). Daerah produktivitas durian rendah adalah Jumapolo, Karangpandan, dan Tawangmangu. Daerah produktivitas durian tinggi adalah Kerjo, Mojogedang, dan Jumantono. Faktor penghambat efektif yang berpengaruh terhadap terhadap produktivitas durian adalah temperatur, retensi hara, dan intensitas hujan.

The purpose of this study were evaluate the actual and potential land suitability class of durian in some districts of Karanganyar, to know the relationship between land suitability class and productivity of durian, the factors influencing durian productivity in some districts of Karanganyar. This study used land suitability class developed by Djaenudin et al., (2003) base on simple limitation method. The research was begun by field survey to identify center of durian productivity followed by soil sampling and farmers interview using purposive method. The result showed that land suitability class in Kerjo, Jumantono, Jumapolo, and Karangpandan were S2nr. The land suitability class in Mojogedang and Tawangmangu were S2wa and S2tcnr, respectively. The potential land suitability class in Kerjo, Mojogedang, Jumantono, Jumapolo, and Karangpandan were S1 and Tawangmangu was S2tc. There is a direct positive relationship between durian productivity and land suitability class of durian in lower districts. However there is know durian producer a direct correlation between durian productivity and land sutability class of durian in Jumapolo, Karangpandan, and Tawangmangu. The lower durian producer districts included Jumapolo, Karangpandan, dan Tawangmangu. Whereas highest durian producer districts included Kerjo, Mojogedang, dan Jumantono. The most influential constrain in those center of durian productivity in Karanganayar were air temperature, nutrient retention, and intencity of presipitation.

Kata Kunci : land suitability, land suitability class, actual land suitability class, potencial land suitability class, durian, Karanganyar.

  1. S1-2015-302282-abstract.pdf  
  2. S1-2015-302282-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-302282-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-302282-title.pdf