Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN KESEIMBANGAN KERJA-KELUARGA DENGAN KEBAHAGIAAN IBU BEKERJA YANG MEMILIKI ANAK BATITA

ILMA PUTRI ISTIANDA, Tina Afiatin, Prof. Dr., M.Si.

2014 | Skripsi | PSIKOLOGI

Fenomena dual earner family merupakan hal yang umum terjadi dalam masyarakat Indonesia saat ini. Ibu yang dalam peran tradisionalnya diharapkan untuk berfokus pada pengasuhan anak harus membagi waktunya untuk karir dan keluarga. Hal ini dapat mempengaruhi perasaan ibu terhadap kepuasan sebagai orangtua yang pada akhirnya mempengaruhi kebahagiaan. Kebahagiaan bermanfaat bagi setiap aspek kehidupan manusia. Kebahagiaan dipengaruhi oleh faktor interpersonal seperti kepuasan dalam bidang pekerjaan dan keluarga dan oleh faktor intrapersonal at au internal yaitu harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara harga diri dan keseimbangan kerja-keluarga dengan kebahagiaan ibu bekerja yang memiliki anak batita. Sebanyak 123 ibu bekerja dan memiliki anak pertama berusia di bawah t iga tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Harga Diri, Skala Keseimbangan Kerja-Keluarga, dan Skala Kebahagiaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi bertingkat. Hasil regresi bertingkat adalah R=0,720, F=64,580 dengan p=0,001 (p<0,05), artinya harga diri dan keseimbangan kerja-keluarga berkontribusi terhadap kebahagiaan ibu bekerja yang memiliki anak batita. Kedua variabel independen memberikan sumbangan efektif sebesar 51,8% terhadap kebahagiaan ibu bekerja yang memiliki anak batita.

Dual earner family has placed the phenomenon that is common in Indonesian society today. Mothers who have the traditional role expected to focus on the care of children, nowadays should divide her time to a career and a family. It can affect the mother's feelings towards satisfaction as a parent, which in turn affects happiness. Happiness is beneficial to every aspect of human life. Happiness is influenced by interpersonal factors such as satisfaction in the field of work and family and by intrapersonal factors, namely self-esteem. This study aims to examine the relationship between work-family balance and selfesteem with the happiness of working mothers who have children under three years old. A total of 123 mothers who work and have children under the age of first three years participated in this study. Data were collected using Work-Family Balance Scale, SelfEsteem Scale, and the Scale of Happiness. Multilevel regression analysis was used to analyze data. Results of multilevel regression is R=0,720, F=64,580, and p=0.001(p <0.05). It means that work-family balance and self-esteem contributes to happiness of working mothers who have children under three years old. Both independent variables contribute effectively about 51,8 % towards happiness of working mothers who have children under three years old.

Kata Kunci : Kata kunci: harga diri, keseimbangan kerja-keluarga, kebahagiaan, ibu bekerja, anak batita / Keywords: self-esteem, work-family balance, happiness, working mothers, children under three years old


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.