UN CIVILIAN POLICE : Efektivitas Kerja POLRI Pada Konflik Kamboja Tahun 1992-1993
Rian Ayu Fatria, Drs. Samsu Rizal Panggabean, M.Sc.
2014 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan InternasionalKeikutsertaan Indonesia dalam misi perdamaian PBB menghasilkan kesuksesan dan mendapatkan penghargaan tertinggi dari PBB dan pemerintah Kamboja. Dengan masih adanya konflik-konflik bersenjata di dunia, kehadiran pasukan perdamaian Indonesia akan tetap penting dan diharapkan sumbangsihnya di masa depan. Polisi PBB adalah alat penting yang digunakan oleh organisasi untuk membantu mempromosikan perdamaian dan keamanan. Setiap hari Polisi PBB memperkuat dan membangun kembali keamanan dengan berpatroli, bekerjasama dan bertindak sebagai penasihat bagi Polisi lokal, membantu memastikan kepatuhan terhadap standar internasional Hak Asasi Manusia, dan membantu berbagai kegiatan untuk memulihkan dan meningkatkan keselamatan publik dan supremasi hukum. Untuk mewujudkannya, Polisi PBB dalam UNTAC harus berkomitmen penuh terhadap mandat yang telah diberikan, walaupun terdapat kendala waktu dan keterbatasan ekspertasi para petugas di lapangan. Komitmen dalam menjaga pelaksanaan mandat merupakan kunci dasar dalam mengembalikan kedamaian di negara berkonflik. Selain itu meminimalisir kesalahan dalam bekerja sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian juga sangat penting diperhatikan agar tercipta kedamaian yang hakiki di Kamboja. Kata Kunci: Perdamaian, Konflik Kamboja, Polisi Sipil, PBB, Mandat, Komitmen.
Indonesia's participation in the UN peacekeeping mission resulted in success and get the highest award of the UN and the Cambodian government. With the persistence of armed conflicts in the world, the presence of Indonesian peacekeepers will remain an important and expected contribution in the future. UN police is an important tool used by organizations to help promote peace and security. Every day the UN Police strengthen and rebuild the security patrol, cooperate and act as advisors to the local police, help ensure compliance with international standards of human rights, and helping a variety of activities to restore and improve public safety and the rule of law. To that end, the UN Police in UNTAC should be fully committed to the mandate that has been given, although there are time constraints and limitations of expertation officers in the field. Commitment to maintaining basic mandate is key in restoring peace in conflict countries. Moreover minimize errors in working as peacekeeper is also very important to consider in order to create the ultimate peace in Cambodia. Keywords: Peace, Cambodian Conflict, Civil Police, United Nations, Mandate, Commitment.
Kata Kunci : Perdamaian, Konflik Kamboja, Polisi Sipil, PBB, Mandat, Komitmen.