Transformasi Ekonomi di Tengah Hutan (studi kasus lima keluarga di Dusun Kayu Ara, desa Kuala Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
YULINA DWITA PUTRI, Agus Indiyanto, M.Si.
2014 | Skripsi | ANTROPOLOGI BUDAYATulisan ini membahas mengenai transformasi ekonomi yang terjadi di kalangan masyarakat Dusun Kayu Ara pasca kelapa sawit masuk pada tahun 1997. Selain itu, tulisan ini penulis maksudkan untuk mendeskripsikan kehidupan ekonomi para keluarga yang ada di Kayu Ara setelah adanya komoditas baru (kelapa sawit). Lokasi penelitian di Dusun Kayu Ara, Desa Kuala Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan selama dua bulan (satu bulan pada Juli 2011, satu bulan berikutnya pada Juli 2013). Informan untuk tulisan ini adalah keluarga-keluarga di Kayu Ara baik keluarga petani karet, keluarga pedagang, keluarga buruh kelapa sawit maupun keluarga petani kelapa sawit. Metode penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode penelitian dengan wawancara dan metode penelitian observasi partisipasi. Tulisan ini mengkaji mengenai respon keluarga-keluarga terhadap adanya peluang baru yang muncul ketika kelapa sawit mulai masuk dan menjadi komoditas pertanian yang penting di area ini. Masuknya kelapa sawit ke Kayu Ara membawa banyak perubahan. Kayu Ara menikmati akan adanya transformasi terhadap komoditas pertanian. Modernisasi di Kayu Ara yang ditandai dengan mulai berkembangnya alat pertanian, semakin majunya infrastuktur dalam masyarakat dan semakin terbukanya peluang- peluang baru di kalangan masyarakat Kayu Ara membuat adanya banyak perubahan di kampung ini. Halhal tersebut memunculkan respon dari masing- masing rumah tangga. Tentu saja respon yang dihadirkan oleh setiap individu bahkan rumah tangga akan berbeda. Dalam kasus masyarakat Kayu Ara ada sebagian keluarga yang merespon dengan bekerja di sektor kelapa sawit. Ada juga yang masih tetap setia pada komoditas lama seperti karet dan serta muncul juga respon dengan cara membuka warung guna memenuhi kebutuhan sehari- hari. Semua respon tersebut tidak lain sebagai bentuk tanggapan dari setiap keluarga terhadap transformasi ekonomi yang terjadi di Kayu Ara.
This manuscript describes the transformation of the economy in Kayu Ara after palm oil entered this area in 1997. Beside that, this manuscript is to describe the economic life of the family in Kayu Ara after the new commodity (palm oil). The location of the research is in Kayu Ara Hamlet, Kuala Buayan Village, Meliau, Sanggau, in Province West Kalimantan. This research has been done in two months (1st month on July 2011 and the 2nd time on July 2013). Informants of this research are the families that lives in Kayu Ara consist of rubber farmers, seller, palm oil worker, and also palm oil farmer. The methods of this research are interview method and participation observation research. This thesis is discussed about the respond of the families to the new opportunities that appear because of the palm oil and become a new important commodity in agriculture in this area. Kayu Ara enjoyed the transformation of this commodity. The modernization in Kayu Ara marked with the agriculture equipment development in people and the opportunities that become more open in Kayu Ara make a lot of change in people. This matter make a lot of respond appear in their own family. Of course the respond of every individual were different. In Kayu Ara case, there are a lot of families that give a respond by working in palm oil sector. There are also some people that still loyal to the old commodity like rubber and there are also some people that give a respond by opening a stall to fulfill their daily needs. This all are the form of the reactions from every family to the economic transformation in Kayu Ara.
Kata Kunci : Transformasi, Modernisasi, Peluang, Respon.