PENGEMBANGAN RANCANGBANGUN KOMPOR GASIFIKASI BIOMASSA DENGAN ALIRAN UDARA PAKSA UNTUK APLIKASI PENGERINGAN
JEFRYADI SIANTURI, Dr. Ir. Bambang Purwantana, M.Agr.
2013 | Skripsi | TEKNIK PERTANIANSalah satu bentuk aplikasi pemanfaatan gasifikasi biomassa adalah digunakan untuk keperluan rumah tangga dan industri untuk proses memasak dan pengeringan bahan pertanian. Untuk dapat dibakar dan digunakan dalam keperluan memasak dan pengeringan, maka diperlukan media pembakaran yaitu kompor. Pengembangan kompor gas bertekanan rendah diperlukan untuk keperluan pembakaran gas hasil gasifikasi biomassa. Penelitian ini dilakukan untuk pengembangan rancang bangun kompor gasifikasi dengan aliran udara paksa untuk aplikasi pengeringan. Penelitian pengembangan rancangbangun kompor gasifikasi ini dilakukan melalui dua perlakuan yaitu variasi jumlah lubang primer dan variasi debit udara. Perlakuan jumlah lubang primer dengan membuat 4 variasi jumlah lubang yaitu 5, 10, 15, dan 20 lubang. Perlakuan debit udara dengan membuat bukaan pada aliran udara paksa yaitu bukaan penuh, bukaan ½ dan bukaan ¾. Kinerja kompor diukur melalui 4 posisi suhu nyala api dengan interval masing-masing 5 cm menggunakan 4 buah termokopel. Analisis dilakukan berdasarkan pengaruh jumlah lubang dan debit udara terhadap distribusi suhu. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jumlah lubang primer kompor gasifikasi memberikan pengaruh sangat nyata pada titik pengambilan suhu T3 dan T4. Namun perlakuan debit udara diidentifikasi tidak memberikan pengaruh nyata pada setiap titik. Hasil rancang bangun kompor terbaik ditunjukkan pada perlakuan jumlah lubang 20 dimana masing-masing lubang berdiameter 7 mm dan perlakuan debit udara 0.015 m 3 /s (bukaan ½).
One form of utilization of biomass gasification applications are used for household and industry for cooking and drying of agricultural materials. To be burned and used in cooking and drying purposes, it is necessary the media burning like stove. Development of a low-pressure gas stoves required for the purposes of combustion gases of biomass gasification. This research was conducted for the development of gasification stove design with forced air flow for drying applications. Research on the development of gasification stove design is done by through two treatments that vary the number of primary holes and air discharge variation. Treatment on the number of primary holes made by 4 variations include the number 5, 10, 15, and 20 holes. Treatment on the air discharge made by making openings at forced air flow include full aperture, aperture openings ½ and ¾. Performance of stove measured by 4 position of flame temperature which interval position is 5 cm. Analysis is based on the influence of the number of holes and the air discharge temperature distribution. The results of research indicate that treatment on the number of primary holes on gasification stove provides a very real influence on the temperature at point T3 and T4. However, the air discharge treatment identified no significant effect at any point. Best stove design results indicated in the treatment of 20 holes number wherein each hole diameter of 7 mm and the treatment of air discharge 0,015 m 3 /s (aperture ½).
Kata Kunci : Gasifikasi, kompor, lubang primer, debit udara, distribusi suhu