Model Bisnis Toko Buku Anak
Cherry Suciansyah Harahap, Nurul Indarti, Sivilokonom. Cand. Merc., Ph.D.
2013 | Tesis | S2 Magister ManajemenToko buku modern di Indonesia umumnya menyasar multi segmen dan lebih mengedepankan konsep “buku dan rak†sehingga diperlukan perancangan alternatif model bisnis toko buku sebagai bentuk diferensiasi dari model bisnis yang sudah ada. Toko buku dapat menyasar ceruk pasar, misalnya dengan hanya menyasar anak-anak, sehingga toko buku dapat lebih fokus menggarap pasarnya dan dapat menciptakan model bisnis dengan nilai tambah yang lebih unik dibandingkan toko buku lainnya. Model bisnis adalah rasionalitas bagaimana organisasi dibuat, dijalankan dan menciptakan nilai. Model bisnis terdiri dari sembilan komponen yang dapat dirangkai dalam sebuah kanvas sehingga didapat gambaran secara holistik dari suatu bisnis. Perancangan model bisnis toko buku ini dilakukan melalui beberapa penelitian berupa wawancara kepada pelaku bisnis Toko Buku Gramedia dan Toko Buku Aksara dan survei kepada lima puluh orang tua yang memiliki anak 0- 12 tahun. Hasil perancangan model bisnis toko buku ini menghasilkan toko buku baru yang bernama Toko Buku Bubu. Toko Buku Bubu menyasar segmen anakanak berumur 0-12 tahun yang berasal dari keluarga menengah ke atas dan berlokasi di kota besar. Nilai yang ditawarkan oleh Toko Buku Bubu adalah kebaruan, kenyamanan dan design. Toko Buku Bubu hanya akan menjual produk buku dan non buku untuk anak berusia 0-12 tahun. Toko Buku Bubu akan membuat komunitas anak yang memiliki kegiatan rutin setiap minggunya sehingga anak tidak hanya gemar membaca tapi juga memiliki keterampilan lain seperti mendongeng, menggambar, memasak atau melakukan percobaan ilmiah. Desain interior Toko Buku Bubu akan bertema ceria yang menggambarkan karakteristik anak. Berdasarkan hasil survei, rata-rata responden menyetujui dengan konsep yang diusung Toko Buku Bubu. Masing-masing komponen model bisnis Toko Buku Bubu dijelaskan dalam model bisnis kanvas yang terdiri dari komponen penawaran nilai, segmen pelanggan, saluran, hubungan pelanggan, sumber pendapatan, aktivitas utama, sumber daya utama, mitra usaha dan struktur biaya.
Modern bookstore in Indonesia are generally targeting the multi segment and bringing “book & shelf†as a common store concept. It is required new business model to compete and to differentiate with the existing bookstore. The bookstore can target niche markets, for example by targeting only children, so the bookstore can be more focused and can create value-added business model with a more unique than other bookstores. A business model describes the rationale of how an organization creates, delivers and captures value. The business model consist of components that can be described in canvass so that entrepreneur get the holistic viewed of the business. New bookstore’s business model was developed by doing some research to the management of Gramedia Bookstore and Aksara Bookstore and fifty parents who have children 0-12 years old. The research generates new bookstore’s business model named Bubu Bookstore. Bubu Bookstore targeting children aged 0-12 years who come from upper middle and located in major cities. The Bubu Bookstore’s value propositions are newness, convenience and design. Bubu Bookstore will only sell books and non books for children aged 0-12 years. Bubu Bookstore will create children communities who have a weekly activities so that children not only love to read but also have other skills such as storytelling, drawing, cooking or doing scientific experiments. Bubu Bookstore’s interior design has cheerful theme and describe kid characteristic. Based on survey result, mostly respondents agree with the Bubu Bookstore concept. The components of business model’s Bubu Bookstore described in canvass model business which the components consist of customer segment, channel, customer relationship, value proposition, revenue stream, key activities, key resources, key partner and cost structure.
Kata Kunci : Toko Buku, Model Bisnis, Model Bisnis Kanvas, Komponen Model Bisnis