PENAMAAN POLA BATIK SEMEN YOGYAKARTA
RETNO PURWANDARI, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo,
2012 | Tesis | S2 LinguistikPola batik Semen adalah salah satu golongan pola batik nongeometris yang tersusun atas simbol-simbol alam beserta isinya. Simbol-simbol alam yang beragam inilah yang menjadi daya tarik tersendiri pada pola batik Semen Yogyakarta untuk dijadikan objek penelitian, terutama mengenai proses penamaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: seputar pola batik Semen Yogyakarta; satuan lingual nama-nama pola batik Semen Yogyakarta dan mengetahui makna leksikalnya; medan dan komponen makna nama-nama pola batik Semen Yogyakarta tanpa mengabaikan unsur-unsur polanya, sehingga diketahui proses penamaannya; makna simbolis dan fungsi nama-nama pola batik Semen Yogyakarta, sehingga sekaligus dapat diketahui proses penamaannya serta pandangan budaya masyarakat Jawa. Penelitian ini merupakan kombinasi linguistik murni dan linguistik terapan. Penelitian linguistik murni terutama dalam kajian semantik, sedangkan pada linguistik terapan lebih mengarah pada linguistik antropologis dengan menyertakan pula kajian semiotik. Kajian semiotik dimanfaatkan untuk mengungkap kode-kode visual yang terdapat dalam pola batik Semen yang masing-masing kode tersebut memiliki makna filosofis. Linguistik antropologi dimanfaatkan untuk mengungkap sistem kepercayaan atau cara pandang masyarakat Jawa yang tercermin dalam makna nama-nama pola batik Semen Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan bentuk lingual nama- nama pola batik Semen Yogyakarta; penggolongan baru pola batik Semen Yogyakarta berdasarkan unsur-unsurnya; makna leksikal, simbolik, dan fungsinya dalam upacara adat; beberapa faktor yang memengaruhi proses penamaan pola batik Semen Yogyakarta; serta pandangan budaya masyarakat Jawa.
Semen Pattern of batik is one of the nongeometrical patterns containing the symbols of the world and its contents. The diversity of nature symbols in Semen pattern is challenging to be studied. One of the attractive facets to be a research object is the process of how people name those patterns. This research was aimed at describing: the Semen patterns of Yogyakarta batik; the linguistic units existing in the names of those patterns (and discovering its lexical meanings); the semantic field and the semantic components of the names by considering the elements in it to learn its naming process; the symbolic meanings and the functions hold by the names while discerning the naming process and the cultural viewpoint of the Javanese society’s. This research was a combination of a pure and an applied linguistic. The pure linguistic research could be identified from the semantic study involved, whereas the applied one was directed to an anthropological linguistic supported by a semiotic study. The semiotic study was used to interpret the visual codes in the Semen patterns where the philosopical meaning presented. The anthropological linguistic was employed to scrutinize the belief system or the viewpoint of the Javanese society reflected by the meaning of those names. The result of this research illustrated: the lingual forms discovered in the names of Semen pattern of Yogyakarta batik; the new classification of Semen patterns of Yogyakarta batik which was defined based on its elements; the lexical and symbolic meanings and its functions in the custom rituals; several factors that influenced the naming process of the Semen pattern of Yogyakarta batik; and the cultural viewpoint the Javanese society embraced.
Kata Kunci : penamaan, pola batik, pola batik Semen, kajian semantik semiotis