DINAMIKA PERILAKU “NAKAL†ANAK BERAMBUT GIMBAL DI DATARAN TINGGI DIENG
Puspa Ayu Damayanti, SHI, Prof. Dr. Endang Ekowarni
2011 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian kualitatif studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui berbagai hal yang melatarbelakangi munculnya perilaku “nakal†pada anak berambut gimbal dan memahami penyebab terjadinya perubahan perilaku tersebut pasca pemotongan rambut gimbalnya. Penelitian ini melibatkan 4 orang anak berambut gimbal sebagai respoden dan 28 informan yang terdiri informan pelaku seperti orangtua, paman, bibi, kakek nenek, dan informan tahu seperti tetangga, guru dan pemangku adat dataran tinggi Dieng. Wawancara menjadi satu-satunya cara untuk memperoleh data tentang responden pada saat mereka masih berambut gimbal dikarenakan subjek tidak memiliki dokumentasi apapun berkenaan dengan hal tersebut. Adapun pengumpulan informasi pasca ruwatan, selain wawancara, data dikumpulkan melalui observasi. Verifikasi data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya perilaku “nakal†pada anak berambut gimbal disebabkan oleh beberapa faktor yang bersifat interdependen yang diklasifikasikan menjadi 2 faktor utama, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari usia dan kondisi kesehatan fisik anak berambut gimbal dan faktor eksternal terdiri dari pengasuhan, sugesti kolektif, kepercayaan tentang anak rambut gimbal, persepsi terhadap kepercayaan tentang anak berambut gimbal dan latar belakang demografi. Begitu pula halnya penyebab perubahan perilaku anak berambut gimbal pasca ruwatan juga dikarenakan oleh dua faktor utama yang saling pengaruh mempengaruhi, yakni usia dan kondisi kesehatan sebagai faktor internal dan kepercayaan terhadap tradisi ruwatan, prosesi ruwatan, pengasuhan serta latar belakang demografi sebagai faktor eksternal.
Present qualitative case study is proposed to identify the background of “naughty†behavior of the dreadlock haired children and acknowledges the cause of behavior change post-hair cut. Four dreadlock haired children were took as respondent and 28 informants consist of actor informant as parent, uncle, aunt, grandfather, grandmother and acknowledge-informant as neighbor, teacher and chief of tradition in Dieng plateau. Interview is the only way to collect data of the dreadlock hair since subjects do not have any documentation relate it. Information relate to post-exorcism ritual was collected by interview and observation. Triangulation method and member checking was used for data verification. Research result reveals that the “naughty†behavior of the dreadlock haired children was caused by several factors interdependently which classified into internal and external factors. Internal factor consist of age and physical condition of the dreadlock haired children, whereas the external factor consist of parenting, collective mind power, belief on the dreadlock haired children, perception relate to the dreadlock haired children and demography. The children behavioral changes was caused by two main factors that intertwine namely age and health status as internal factor; and belief on ruwatan tradition, ruwatan procession, parenting and demography background as external factor.
Kata Kunci : perilaku anak berambut gimbal