OPTIMALISASI FASILITAS DAN PELAYANAN PELABUHAN PENUMPANG TANJUNG PRIOK
LUDERWIJK SIAHAAN, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D.
2011 | Tesis | S2 Mag. S. & T.TransportasiPelabuhan Penumpang Tanjung Priok adalah bagian dari Pelabuhan Tanjung Priok yang khusus melayani penumpang. Pelabuhan memiliki nilai strategis karena merupakan pelabuhan utama dan terletak di ibukota negara. Dalam jasa angkutan laut, kepuasan penumpang selalu menuntut kehandalan kinerja fasilitas dan pelayanan pelabuhan. Permasalahan utama adalah bagaimana cara meningkatkan dan mengoptimalkan fasilitas dan pelayanan yang diberikan untuk mencapai kepuasan penumpang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja yang ada (2003- 2009), dan sebagai usaha optimalisasi untuk memenuhi kebutuhan masa mendatang, optimalisasi untuk mendapatkan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik, dan optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan. Metode penelitian dilakukan dengan pengumpulan data primer dari lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis dermaga dengan rumus utilisasi fasilitas dan ketentuan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) serta Ditjenhubla dengan Berth Occupancy Ratio (BOR) sebagai indikatornya. Terminal penumpang dengan rumus kebutuhan terminal penumpang dan fasilitas parkir dengan rumus kebutuhan parkir dengan memperhitungkan kapasitas parkir. Pelayanan kepada kapal dianalisis dengan ketentuan Ditjenhubla, dengan mempertimbangkan indikatornya. Tingkat kepuasan penumpang diperoleh melalui survei responden. Dianalisis menggunakan program excel dan program SPSS dan indikatornya adalah skala kepuasan rata-rata. Saran tindak lanjut optimalisasi, dilakukan berdasarkan hasil analisis dan tinjauan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOR rata-rata (38,61%), masih dibawah ketentuan maksimal UNCTAD (60%). Kebutuhan dermaga untuk jangka panjang (2029) sebesar 462 m, melebihi kapasitas yang ada. Dioptimalkan dengan memaksimalkan BOR menjadi 70% dan mempercepat Service Time (ST) menjadi 0,55 hari. Luas terminal penumpang dan lapangan parkir sampai jangka panjang (2029) dibawah kapasitas tersedia. Dioptimalkan dengan membangun ATM baru, kantor bank, supermarket, dan menata taman kuliner. Untuk fasilitas parkir dengan membangunan separator kendaraan dan penambahan zona hijau. Waiting Time (WT) rata-rata 1,65 jam dioptimalkan dengan mempercepat kehadiran dan mencegah kerusakan kapal pandu. Approach Time (AT) rata-rata 1,00 jam sudah baik. Effective Time: Berth Time (ET:BT) sebesar 77% belum baik, dioptimalkan dengan mempercepat naik turun penumpang dan mempersingkat waktu tidak bekerja. Fasilitas dan pelayanan kepada penumpang dengan skala kepuasan ratarata terendah adalah, tempat duduk di luar terminal penumpang, fasilitas khusus untuk orang cacat, kantor penjualan tiket, lokasi evakuasi, informasi jadwal, ATM, dan sarana hiburan. Dioptimalkan dengan membangun tempat duduk, menyediakan kursi roda, mengoptimalkan kantor penjualan tiket, membangun halte, mengoptimalkan display monitor, membangun ATM baru, dan menyediakan surat kabar.
Passenger Port of Tanjung Priok is a part of Tanjung Priok Port which is specialized to serve passenger. It has a importance value because it is main port and located in capital city. In sea transport services, passenger satisfaction demand reliability performance of port facilities and services. The main problem is related with how to increase and optimize facilities and services provided to achieve customer satisfaction. This research is conducted to know the existing performance (2003- 2009), and as effort of optimization to fulfill future needs, optimization for better comfort and security, and optimization to increase services efficiency. The research method is collecting primary data from the field and secondary data from related institution. Berth analysis with the facility utilization formula that based on United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) and Directorate General of Sea Transportation of Republik of Indonesia (DGST) provision with Berth Occupancy Ratio (BOR) is as the indicators. Passenger terminal with the formula needs passenger terminal and parking facilities with a formula that considers the need for parking capacity. Ship services are analyzed based on DGST provision by considering the indicators. The passenger satisfaction level gained from the respondent survey, being analyzed using Ms. Excel and SPSS software, and the indicators are the average satisfaction scale. Proposed follow-up of optimization, is based on the results of the analysis and review of the field. The research result obtained that the BOR average (38,61%), still below the maximum provision UNCTAD (60%). The needs of the berth for long-term (2029) of 462 m, exceeding the capacity of existing. Optimized by maximizing the BOR to 70% and accelerate Service Time (ST) to 0.55 days. Extensive passenger and terminal parking in the long term (2029) is under the available capacity. Optimized to build new teller machine, bank office, supermarket, and set the culinary area. For the parking facility is by build vehicle separator and adding green area. The average Waiting Time (WT) 1.65 hours is optimized by accelerate the presence and avoid the scout ship damage. The average Approach Time (AT) is 1.00 hours, means it is already good. The Effective Time: Berth Time (ET:BT) is 77% means not good enough, it can be optimized by accelerate the passenger movement and shorten downtime. The passenger facilities and services with the lowest average satisfaction scale are seats outside the passenger terminal, special rooms for disabled guests, sales ticketing, evacuation location, schedule information, teller machine, and entertainment. These can be optimized by build new seat, provide wheelchair, optimizing the sales ticket office, build shelter, optimize display monitor, build new teller machine and provide newspaper.
Kata Kunci : optimalisasi, prasarana pelabuhan, Pelabuhan Tanjung Priok