IMPLEMENTASI PROGRAM PERSAUDARAAN MADANI DALAM UPAYA PEMBERDAYAAN KELUARGA MISKIN DI KOTA KENDARI
RASIDIN, S.Pd, Dr. Gabriel Lele
2011 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikStudi ini membahas tentang proses implementasi program Persaudaraan madani di Kota Kendari. Program Persaudaraan madani adalah program inovatif Walikota Kendari yang belum ada pada daerah-daerah lain di Indonesia, dan merupakan salah satu kebijakan yang diimplementasikan dalam upaya pemberdayaan keluarga miskin di Kota Kendari, untuk menanggulangi kemiskinan di Kota Kendari yang cukup tinggi yaitu 30 persen dari jumlah penduduk kota. Pengungkapan proses implementasi program Persaudaraan madani ini penulis anggap penting karena adanya permasalahan yang menyebabkan pelaksanaan program persaudaraan madani belum dapat diimplementasikan secara optimal. Berhasil tidaknya suatu kebijakan atau program, salah satunya tergantung pada bagaimana kebijakan itu diimplementasikan, dan tentu dalam implementasi kebijakan itu perlu dukungan dari berbagai hal yang diperlukan, karena banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi kebijakan. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menyajikan secara deskriptif bagaimana proses implementasi program persaudaraan madani di Kota Kendari. Selain itu, penelitian ini juga berusaha mengungkapkan faktor-faktor yang menghambat proses implementasi program persaudaraan madani di Kota Kendari. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan data meliputi : Walikota dan Wakil Walikota Kendari, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Kendari, Sekretaris BPM, Kepala Bidang Ekonomi BPM dan Kepala Sub Bidang Identifikasi Masyarakat Miskin BPM Kota Kendari, Tim mediasi persaudaraan madani, para Kepala Kelurahan, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, dan Tokoh adat di Kota Kendari, serta keluarga mampu sebagai kelompok sasaran program persaudaraan madani. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses implementasi program persaudaraan madani di Kota Kendari telah dilaksanakan, dengan melalui tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap pemantauan, tetapi dalam pelaksanaannya belum dilakukan secara optimal. Tidak adanya pengawasan program dan kriteria keluarga mampu yang ditetapkan sebagai kelompok sasaran kebijakan, merupakan sebahagian permasalahan sehingga Pemerintah Kota Kendari belum dapat mempersaudarakan keluarga mampu dan keluarga miskin sebagaimana yang ditargetkan. Dalam proses implementasi program persaudaraan madani di Kota Kendari terdapat beberapa faktor penghambat. Faktor penghambat tersebut adalah sumber daya pelaksana program, sarana/fasilitas program, dana operasional program, tidak terlaksananya metode sosialisasi yang telah ditentukan, dan faktor kelompok sasaran. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian dan identifikasi penyebab masalah tersebut, maka rekomendasi kebijakan yang perlu dilakukan pemerintah kota Kendari adalah; pertama, mengadakan pengawasan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan program, dan menentukan kriteria keluarga mampu sebagai kelompok sasaran, kedua, menempatkan pelaksana program yang kompeten dan mendukung pelaksanaan program, ketiga, memberikan dana operasional program untuk dikelola sepenuhnya oleh implementor, keempat, menyediakan sarana/fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan program, kelima, mengintensipkan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada kelompok sasaran terkait dengan substansi program persaudaraan madani, terutama untuk meningkatkan kemauan kelompok sasaran agar berpartisipasi dalam program.
This study discusses a process of implementation of madani Brotherhood in Kendari City. The madani Brotherhood Program is the Mayor of Kendari innovative program that has not exist in other regions of Indonesia, and is one of policies which implemented in effort to empower the poor families in Kendari City, to overcome fairly high poverty level in Kendari City that is 30 percent of total urban population. This disclosure on implementation process of the madani Brotherhood program is important because of problems that led to implementation of madani Brotherhood program has not be implemented optimally. The success or failure of a policy or program are depending on how the policy implemented, and certainly in implementation of the policy need a careful planning and support from the various things necessary, since many factors influences the successful in implementation of a policy or program. In this regard, this research aims to present descriptively how the implementation process of madani brotherhood in Kendari City. In addition, this research also reveal the inhibiting factors of implementation process of madani brotherhood program in empowerment of poor families in Kendari City. In this research, the author uses descriptive research method with qualitative approach. The informant data include: The Mayor and Deputy Mayor of Kendari, Head of Community Empowerment of Kendari, Secretary of BPM, Head of Economics Division BPM Head of Sub Division of Identification of Poor Community of Kendari City, Mediation team of madani brotherhood, Head of Village, Community leaders, religious leaders, and indigenous leaders in Kendari City, and the rich families as a target group of madani Brotherhood program . The result showed that the process of implementing programs of madani brotherhood in Kendari city was held, with the preparation phase, implementation phase and monitoring phase, but in its implementation has not optimally. The lack of family supervision program and the criteria are able to assign as the target group policy, an issue that the Government partly Kendari not able to bring together families and poor families as the target. In the process of program implementation in Kendari city of the madani brotherhood there are several inhibiting factors. These inhibiting factors are resources program manager, equipment / facilities programs, funds the program operational, not performance method of socializing that has been determined, and factors of the target group. Therefore, based on the results of research and identification the cause of problem, the policy recommendations then need to be done Kendari city government is, first, conducting surveillance to ensure the smooth implementation of the program, and determine criteria capable family as target group, second, to place competent implementer and support the implementation of the program, third, to provide operational funding for the program is managed entirely by the implementor, fourth, providing equipment / facilities for the smooth implementation of the program, fifth, intensifying socialization to provide understanding to the target groups related to the substance of madani brotherhood program, especially to increase the willingness of the group targets for participating in the program.
Kata Kunci : Implementasi Kebijakan Publik, Persaudaraan Madani, Faktor penghambat.