Persepsi masyarakat terhadap pembangunan di Mukim Lamreung pasca bencana gempa dan tsunami
MAITRIANI, Cut, Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A., Ph.D
2010 | Tesis | S2 Magister Perencanaan Kota dan DaerahBencana gempa dan tsunami pada tahun 2004 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam telah mengakibatkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar. Mempertimbangkan hal tersebut, maka pembangunan kembali infrastruktur dilakukan di wilayah yang terkena dampak bencana. Mukim Lamreung merupakan wilayah pinggiran Kota Banda Aceh yang menjadi sasaran kegiatan pembangunan fisik tersebut. Pembangunan fisik di wilayah tersebut telah memberikan dampak, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan masyarakat wilayah setempat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persepsi masyarakat Mukim Lamreung terhadap kondisi sosial-ekonomi wilayahnya sebelum dan sesudah adanya pembangunan pasca bencana gempa dan tsunami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah induktif kualitatif dengan paradigma fenomenologi. Hasil penelitian menemukan persepsi masyarakat Mukim Lamreung terhadap kondisi sosial-ekonomi sebelum dan sesudah pembangunan pasca bencana gempa dan tsunami dalam bentuk konsep-konsep sebagai berikut: (1) Perubahan kehidupan individualis dan adanya kesemuan keamanan wilayah; (2) Perubahan pola berfikir instan dan materialistis serta adanya kesemuan peningkatan perekonomian. Perubahan cara berfikir dan perilaku masyarakat dirasakan seiring dengan adanya pembangunan di wilayah tersebut yaitu kehidupan yang individualis, pola berfikir instan serta materialistis. Peningkatan perekonomian dan situasi wilayah yang kondusif dirasakan oleh masyarakat hanya sesaat. Hal tersebut disebabkan oleh berakhirnya aktivitas rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa dan tsunami.
The earthquake and Tsunami disaster of Nanggroe Aceh Darussalam in 2004 has caused huge damage. The reconstruction of infrastructure is then conducted to the areas affected by the disaster. Mukim Lamreung is a suburb area of Banda Aceh being the target of the reconstruction. The recons truction in the area has given direct and indirect effects to the local communities. This objective of this research is to find out the society’s perception of to the eco-social before and after the post-tsunami and earthquake disaster reconstruction. The method used in this research is qualitative inductive using phenomenology paradigm. The research found two main findings: The individualistic life and existence of region appearance; The instant and materialistic way of thinking and existence of economy development appearance. The change of society’s behavior and way of thinking occurs as the beginning of the reconstruction in that area, being more individualistic and having instant and materialistic way of thinking. The ephemeral economy development is also gained by the society. The regional is insecure because of the conflict at the very first time, but recently it is caused by the crimes raised as the development of the region.
Kata Kunci : Persepsi masyarakat,Kondisi sosial,ekonomi,Pembangunan pasca bencana ;Society Perception, Eco-social, The Post-Disaster Reconstruction