Laporkan Masalah

Implementasi kebijakan desa siaga dan rujukan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Yapen Papua

MAING, Yosef Leu, dr. Deni K. Sunjaya, DESS

2009 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Salah satu kebijakan terobosan pemerinah pusat bidang kesehatan untuk mencapai Indonesia Sehat 2010 adalah pengembangan desa siaga. Desa siaga merupakan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat, yang melibatkan lembaga swadaya masyarakat, diantaranya PKK, organisasi keagamaan, dan sektor swasta. Kabupaten Kepulauan Yapen merupakan daerah kepulauan yang masih tertinggal dibandingkan daerah lainnya di Indonesia juga menjadi bagian dari kebijakan pusat ini untuk menyelenggarakan kegiatan Desa siaga dengan segala keterbatasannya. Tujuan Penelitian: adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan desa siaga dan rujukan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan rancangan studi kasus eksplanatori. Informan penelitian adalah pejabat Pemerintah Kabupaten, Dinas Kesehatan, Camat, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat serta petugas kesehatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil: Penelitian ini memperlihatkan bahwa implementasi kebijakan desa siaga bersifat top-down dengan pola pendekatan mobilisasi sosial. Pemerintah kabupaten dan masyarakat sangat mendukung kebijakan desa siaga. Kesulitan geografis, keterbatasan SDM kesehatan dan pembiayaan menjadi kendala utama implementasi kebijakan desa siaga dan rujukan pelayanan kesehatan. Masalah utama pelaksanaan rujukan ialah transportasi dan pembiayaan. Kesiap-siagaan masyarakat dan aparat desa untuk menolong masyarakat miskin masih sangat terbatas. Kesimpulan: Kebijakan desa siaga sesuai kebutuhan pemecahan masalah kesehatan masyarakat. Konteks dan keterbatasan sumberdaya menyebabkan implementasi kebijakan desa siaga dan rujukan pelayanan kesehatan sulit terlaksana. Pelaksanaan program desa siaga belum mampu direspon dengan baik oleh pemerinah daerah dan masyarakat.

Background: One of the central government health policies in achieving Indonesia Sehat 2010 was the development of Desa Siaga. Desa Siaga is a community based health effort that involved community self funding agency such as PKK, religious organization, and private sector. The district of Yapen archipelago was not as advanced as other regionals in Indonesia and it is the central policy to implement the Desa Siaga program with its limitation. Objective: This research was aimed to find out the implementation of Desa Siaga policy and health service referral in the district of Yapen archipelago. Method: This was a qualitative descriptive research that used explanatory case design. The research informant was district government, health office, community leaders and public figure as well as health care provider. The data was collected with interview, observation and documentation. Furthermore, data analysis was conducted with qualitative analysis. Result: This research showed that the implementation of Desa Siaga was conducted with top – down method that used social mobilization approach. The district government and community was very much supporting the policy of Desa Siaga. Difficult geographic location, limited human resources in health and limited funding were the main obstacles in the implementation of Desa Siaga policy and health service referral. The main problem of referral implementation was transportation and funding. The readiness of community and village aparatur to assist the poor community was still very limited. Conclusion: The policy of Desa Siaga was suitable with the need of public health problem solving. Context and limitation of human resources caused the implementation of Desa Siaga policy and health service referral was difficult to be implemented. The implementation of Desa Siaga was was not well responded by regional government and the community.

Kata Kunci : Implementasi kebijakan,Desa siaga,Papua, Policy Implementation, Desa siaga, Papua


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.