Laporkan Masalah

Perkembangan desa Kembang Habang Lama Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin

PRANOTO, Wahyudi, Prof.Ir. Nindyo Soewarno, M.Phil.,Ph.D

2007 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Program perpindahan penduduk telah dilaksanakan sejak jaman penjajahan Belanda dengan nama kolonisasi. Setelah kemerdekaan, program perpindahan penduduk dengan nama Transmigrasi dilaksanakan pertama kali pada tahun 1950. Program Transmigrasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu Transmigrasi Umum yang sebagian besar dibiayai oleh pemerintah dan Transmigrasi Swakarsa yang sebagian besar biayanya ditanggung oleh transmigran atau pihak lain bukan pemerintah. Ditengah keterbatasan anggaran pemerintah dan paradigma pembangunan yang berorientasi peningkatan partisipasi masyarakat maka Transmigrasi Swakarsa seharusnya menjadi alternatif pelaksanaan Program Transmigrasi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perkembangan desa eks Transmigrasi Swakarsa, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan desa eks Transmigrasi swakarsa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deduktif kualitatif-rasionalistik. Lokasi penelitian adalah Desa Kembang Habang Lama, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Propinsi Kalimantan Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu mengikuti perkembangan kondisi fisik, sosial, ekonomi secara series setiap lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik, sosial dan ekonomi Desa Kembang Habang Lama telah berkembang. Hal yang sangat menonjol yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kemandirian masyarakat yang besar sejak awal penempatan. Pada tahap awal, faktor yang paling berpengaruh terhadap perkembangan Desa Kembang Habang Lama adalah gabungan antara faktor investasi langsung, dalam hal ini adalah perkebunan karet dan faktor sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah petani yang mempunyai sifat sabar, ulet, tekun, terbuka terhadap hal-hal yang baru dan berani mengambil resiko ditengah segala keterbatasan yang ada. Pada tahap selanjutnya, faktor lokasi, aksesibilitas, sikap masyarakat, interaksi masyarakat, partisipasi lembaga lokal dan kebijakan pemerintah merupakan faktor-faktor yang turut mempengaruhi perkembangan Desa Kembang Habang Lama.

People migration program has been done since Dutch occupation period named Colonization. After independence period, the first people migration program named Transmigration was done at 1950. There are two types of transmigration program, Transmigrasi Umum which is much of the expenses paid by government and Transmigrasi Swakarsa which is much of the expenses paid by transmigrant or non government organization. At the moment, because government budget is limited and because of new development paradigm, Transmigrasi Swakarsa Program become the alternative choice for transmigration program. This research aims at (1) describing development of a village of ex Transmigrasi Swakarsa Program, (2) identifying factors that affect the development of a village of ex Transmigrasi Swakarsa Program. This research was done by using deductive qualitative-rationalistic method. This research located at Kembang Habang Lama Village, Tapin Selatan Subdistrict, Tapin Regency, Kalimantan Selatan Province. Sample was taking with Purposive Sampling Technique. Data collection technique was done by observation, interview and documentation. Data analysis technique was done by following the development of physical, social and economical condition serially every five years. This research find that the physical, social and economical condition of Kembang Habang Lama Village is improved. Independency and self-reliance of the villagers from early placement is an important finding of this research. In the early stage, factors that give the most effect to development of Kembang Habang Lama Village was the combination of direct investment, in this case was rubber plantation, and human resources factor. Human resources here are farmers whose patient, tough, diligent, open mind, brave to take a risk. In the later stage, location, accessibility, way of life of people, interaction among society, participation of local institution and governmental policy are the factors that affect the development of Kembang Habang Lama Village.

Kata Kunci : Transmigrasi Swakarsa,Perkembangan Desa,Kemandirian Masyarakat,Self-will transmigration, rural development, community self-reliance


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.