Laporkan Masalah

Air Api di mulut Ciliwung :: Sistem produksi dan perdagangan minuman keras di Batavia 1873-1898

DADTUN, Yusana Sasanti, Prof.Dr. Suhartono

2005 | Tesis | S2 Sejarah

Tujuan penelitian ini adalah meberikan gambaran sistem produksi dan perdagangan minuman keras di Batavia dan dampaknya terhadap masyarakat tahun 1873-1898. Yang dimaksud dengan Air Api adalah minuman keras dan Mulut Ciliwung sama dengan tepi Sungai Ciliwung . Jadi, Air Api di Mulut Ciliwung berarti perusahaan minuman keras di tepi Sungai Ciliwung. Pada masa ini, mayoritas pabrik minuman keras berada di tepian Ciliwung karena kayu gelondongan-kayu gelondongan yang digunakan sebagai bahan bakar pabrik dialirkan melalui Sungai Ciliwung dan para pemilik pabrik minuman keras mengambil kayu gelondongan-kayu gelondongan tersebut dari sungai. Jadi, para pemilik pabrik tidak kesulitan untuk mencari kayu bakar untuk pabriknya. Penelitian ini didasarkan pada metode sejarah. Tahun 1873 dipilih sebagai titik awal penelitian ini karena pada masa tersebut Pemerintah Kolonial melakukan intervensi pada sistem produksi, distribusi, ekspor-impor, dan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan minuman keras, terutama cukai. Seluruh ketetapan pemerintah tersebut mendapatkan reaksi, khususnya perdagangan gelap dan pemalsuan minuman keras impor. Keseluruhan minuman keras yang ada di pasar gelap dan minuman keras tiruan menjadi komoditas yang laris dibeli masyarakat Batavia. Pemerintah mengalami kerugian dikarenakan hal ini. Untuk mengantisipasi kondisi tersebut Pemerintah Kolonial mengeluarkan peraturan baru di tahun 1898. Seluruh peraturan baru tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi perdagangan gelap dan pemalsuan produk minuman keras impor. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa keseluruhan peraturan pemerintah (1873 dan 1898) tersebut yang dikeluarkan guna mengontrol sirkulasi minuman keras tidak mempengaruhi kondisi ini. Meskipun Pemerintah Kolonial membuat berbagai pembatasan dalam pendistribusian minuman keras, masyarakat tetap membutuhkan minuman keras. Ketergantungan masyarakat terhadap minuman keras cukup tinggi sehingga pemerintah tidak mampu membatasi peredaran minuman keras, namun di sisi lain minuman keras adalah salah satu aset dari beberapa obyek pajak bagi kas Pemerintah Kolonial. Jadi, minuman keras berada dalam posisi antara pembatasan dan kebutuhan.

The aim of this research is to show the production system and trade of alcoholic drink in Batavia and the impacts to the society in 1873-1898. Air Api as same as the alcoholic drink and The Mouth of Ciliwung as same as riverbank of Ciliwung. So, Air api in the Mouth of Ciliwung means the alcoholic factory in riverbank of Ciliwung. In this time, the alcoholic drink factories majority in riverbank of Ciliwung cause timbers for firewoods poured into the Ciliwung river and owners of the alcoholic drink factories take away the timbers from the river. So the owners not difficulty to lookfor throughly firewood for they factories. This research based on historical method. The year 1873 was chosen as starting point of this research because on this time the kolonial state put in order to production system, distribution, export-import, and all activity of alcoholic drink, that included the tax. All arrangement got reaction, especially on smuggling trade and counterfeiting product of import alcoholic drink. All of alcoholic drink from smuggling trade and counterfeit product become selling well commodity purchased Batavia society. However, Kolonial State were suffer a finnancial losses. To anticipate this condition, Kolonial State draw up a new regulations in 1898. All new regulations had anticipate smuggling traded and counterfeiting product. This research founds that all new state regulations (1873 and 1898) to controll circulation of alcoholic drink not influenting on this condition. Although Kolonial State made delimitations of distributing alcoholic drink, the society still need it. And alcoholic drink is one of tax object for state financial. So, alcoholic drink present in position between state delimitations and society need.

Kata Kunci : Batavia 1873,1898, Perdagangan Minuman Keras, The Alcoholic Drink, Production System, Trade, State Regulations.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.