Laporkan Masalah

Penerapan Norma Piercing The Corporate Veil Pada Perseroan Terbatas Perorangan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020

SARI MULIA LOIST, Dr. Hariyanto, S.H., M.Kn

2023 | Tesis | MAGISTER HUKUM BISNIS DAN KENEGARAAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis perlu atau tidaknya penerapan norma piercing the corporate veil pada Perseroan Terbatas Perorangan untuk meminta pertanggungjawaban pribadi dari pemegang saham tunggal serta mencari solusi agar norma piercing the corporate veil tersebut dapat diterapkan dalam prakteknya sehingga dapat melindungi pihak ketiga dari upaya penyalahgunaan limited liability yang dilakukan oleh pemegang saham tunggal. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan berdasarkan pada studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer berupa peraturan peraturan perundang-undangan yang berlaku, bahan hukum sekunder berupa hasil karya para ahli hukum dalam bentuk buku dan jurnal, dan bahan hukum tersier berupa kamus hukum dan ensiklopedia hukum. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dengan kerangka berpikir deduktif yang kemudian akan digambarkan secara deskriptif analitis untuk menjawab permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa norma piercing the corporate veil yang diatur pada Pasal 153D ayat 2 Undang-Undang Perseroan Terbatas masih diperlukan pada Perseroan Terbatas Perorangan dalam upaya untuk menjangkau pertanggungjawaban pribadi dari pemegang saham tunggal. Kemudian, ketentuan piercing the corporate veil tersebut dapat dibantu penerapannya dengan pendekatan doktrin alter ego dan asas pembuktian terbalik sehingga Pasal 153D ayat 2 Undang-Undang Perseroan Terbatas tersebut dapat diterapkan dalam prakteknya untuk melindungi pihak ketiga dari penyalahgunaan limited liability oleh pemegang saham tunggal.

This essay aims to review and analyze the need of implementing the piercing the corporate veil norm ini Single Shareholder Limited Liability Company to hold the personal accountability from single shareholder and to seek solutions for the piercing the corporate veil norm to be implemented in practice so that the principle can be used to protect third parties from the attempts of manipulating limited liability by single shareholder. This is a normative juridical essay, which is conducted based on literature studies on primary legal materials such as applicable laws and regulations, secondary legal materials such as the work of legal experts in the form of books and journals, and tertiary legal materials such as legal dictionaries and legal encyclopedias. The data analysis used in this essay is qualitative with a deductive framework which will then be described in an analytical descriptive manner to answer the problems raised in this essay. The result of this essay indicates that the piercing the corporate veil still needs to be implemented in Shareholder Limited Liability Company so that the personal accountability can be asked from the single shareholder. Then, with the approach of alter ego doctrine and reverse proof, the piercing the corporate veil can be applied in practice to protect third parties from the limited liability manipulation of single shareholder.

Kata Kunci : Perseroan Terbatas Perorangan, Limited Liability, Piercing the Corporate Veil

  1. S2-2023-465625-abstract.pdf  
  2. S2-2023-465625-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-465625-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-465625-title.pdf