Hubungan Kadar Albumin Serum terhadap Mortalitas dan Hari Rawat Pasien COVID-19 di RSUP dr Sardjito
YURI SADEWO, dr. Yunita Widyastuti, Sp.An, KAP, M.Kes, Ph.D ; dr. Calcarina Fitriani RW, Sp.An, KIC
2022 | Tesis-Spesialis | ANESTESIOLOGI DAN TERAPI INTENSIFInfeksi SARS-CoV-2 merupakan infeksi yang disebabkan oleh virus. Gejala yang ditemukan bervariasi mulai tanpa gejala sampai dengan gejala kritis. Mortalitas disebabkan oleh COVID-19 tinggi pada pasien ARDS dan pneumonia berat. Albumin serum menurun pada kasus penyakit akut dan kronis yang berhubungan dengan respon inflamasi. Albumin berperan dalam perjalanan penyakit dan berhubungan dengan keparahan klinis pada COVID-19. Albumin bisa sebagai salah satu parameter pemeriksaan untuk memperkirakan luaran pasien COVID-19.
SARS-CoV-2 infection is caused by the SARS-CoV-2 virus. The symptoms of this infection may varies from asymptomatic to severe that cause critical condition. Mortality due to COVID-19 infection is high especially in patients with ARDS and severe pneumonia. Level of serum albumin may be found decreasing in several acute and chronic cases that associate with inflammatory response. Albumin plays a role in the course of the disease and has been associated with clinical severity of COVID-19 infection. Albumin can be used as a marker in predicting the outcome of COVID-19 patient.
Kata Kunci : Albumin, COVID-19, Mortality, Length of stay