Laporkan Masalah

Keluarga dan Sosialisasi Politik untuk Pemilih Pemula: Studi Enam Keluarga di Kecamatan Ngampilan, D.I. Yogyakarta

BANI ASKAR ADRIAN, Dr. Wawan Mas'udi, S.I.P., M.P.A

2022 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Penelitian ini berfokus dalam melihat pengaruh sosialisasi politik yang dilakukan oleh keluarga terhadap pemilih pemula. Model sosialisasi dari tiap-tiap keluarga akan dihubungkan dengan respon yang dihadirkan oleh para pemilih pemula. Dampak dari proses sosialisasi akan dilihat pada ajang pemilihan presiden tahun 2019. Permasalahan yang dihadirkan dalam penelitian ini yaitu mengenai bagaimana kemudian keluarga memainkan peran sebagai aktor pemberi sosialisasi politik kepada pemilih pemula di Kecamatan Ngampilan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan demikian, penelitian ini akan menjelaskan apakah kemudian sosialisasi dalam tingkatan keluarga masih memainkan peran penting dalam penentuan pilihan politik pemilih pemula. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan dua kategorisasi; primer dan sekunder. Data primer akan didapat melalui wawancara dengan narasumber-narasumber terkait. Jumlah narasumber yang didapati dalam penelitian ini keseluruhan berjumlah 14 orang, yang terdiri dari 6 pemilih pemula, 6 orang tua dan 2 tokoh lokal. Sementara data sekunder meliputi temuan-temuan pendukung yang didapat melalui media online, jurnal dan naskah akademik lainnya. Penelitian ini menggunakan teori social identity, political socialization dan political behavior yang dirinci ke dalam dua kategori: pendekatan struktural-fungsional dan pendekatan sosial psikologis. Perincian ini dilakukan guna mengkategorisasikan reaksi pemilih pemula perihal apa yang mereka alami. Penelitian menemukan bahwa keputusan pilihan politik pemilih pemula bukan merupakan sesuatu yang dipengaruhi oleh hal yang tunggal. Pemilih pemula sebagai makhluk dinamis dan belajar mengadopsi nilai-nilai baru secara berkelanjutan yang membuat keputusan pemilih pemula tidak hanya ditentukan oleh pengetahuan yang diberikan keluarga. Keberadaan pengetahuan yang melekat di dalam lingkungan, kehadiran media yang lebih massif, serta pertimbangan-pertimbangan dalam tingkat keagamaan turut memberikan pengaruh signifikan. Sehingga walaupun peran keluarga sebagai aktor yang tidak tergantikan masih berperan besar sebagai pemberi masukan utama, tetapi keputusan politik pemilih pemula tidak sepenuhnya murni datang dari sana.

This study focuses on looking at the effect of political socialization carried out by families on beginner voters. The socialization model of each family will be related to the responses presented by the beginner voters. The problem presented in this study is how the family then socializes to beginner voters in Ngampilan District, Yogyakarta Special Region. Thus, this study will explain whether socialization at the family level still plays an important role in determining the political choices of beginner voters. This research was conducted using a qualitative method using case study approach. Data collection was carried out in two categories; primary and secondary. Primary data will be obtained through interviews with relevant sources. The total number of resource persons found in this study was 14 people, consisting of 6 beginner voters, 6 parents and 2 local strongmen. While secondary data includes supporting findings obtained through online media, journals and other related academic texts. This study uses the theory of social identity, political socialization and political behavior which is divided into two categories: structural-functional approach and social-psychological approach. This breakdown was carried out to categorize the reactions of beginner voters about what they experienced. The study found that the political choice of beginner voters is not something that is influenced by a single thing. Beginner voters as dynamic beings and learn to adopt new values on an ongoing basis make beginner voters decisions not only determined by the knowledge provided by the family. The existence of knowledge inherent in the environment, the presence of a more massive media, and considerations in the level of religion also shown a significant influence. So although the role of family as an irreplaceable actor still plays a major role as the main advisor, but the political decisions of beginner voters are not come purely from there.

Kata Kunci : Political Socialization, Political Behavior, Beginner Voters, Family

  1. S1-2018-430809-abstract.pdf  
  2. S1-2018-430809-bibliography.pdf  
  3. S1-2018-430809-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2018-430809-title.pdf  
  5. S1-2022-430809-abstract.pdf  
  6. S1-2022-430809-bibliography.pdf  
  7. S1-2022-430809-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2022-430809-title.pdf