Laporkan Masalah

Inovasi Kebijakan Penyaluran Program Perlindungan Sosial di Pedesaan Bantul Yogyakarta

FADLAN HABIB, Prof. Dr. Muhadjir Darwin., MPA; Dr. Pande Made Kutanegara., M.Si

2022 | Tesis | MAGISTER KEPEMIMPINAN DAN INOVASI KEBIJAKAN

Penelitian ini mengkaji tentang inovasi kebijakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana berbasis kerja kolaborasi dengan memanfaatkan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di 5 desa di Kabupaten Bantul yaitu Desa Panggungharjo, Desa Ngestiharjo, Desa Guwosari, Desa Sriharjo, dan Desa Wirokerten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahirnya inovasi kebijakan penyaluran BLT Dana Desa dengan memanfaatkan platform digital dimaksudkan untuk perluasan manfaat program perlindungan sosial guna menghindari potensi konflik yang ada di masyarakat. Pemerintah desa melalui BUMDes melakukan konsolidasi ekonomi desa dengan mengajak para pelaku UMKM untuk menjadi mitra pemasok barang yang dibutuhkan oleh para KPM BLT Dana Desa. Setiap KPM BLT Dana Desa diwajibkan untuk melakukan belanja dana bantuan melalui marketplace pasardesa.id. Pemanfaatan paltform digital dimaksudkan untuk mitigasi Covid-19 karena dapat meminimalkan risiko penyebaran Covid-19. Inovasi kebijakan penyaluran program perlindungan sosial dengan menggunakan platform digital mengikuti 3 tahapan proses yaitu: (1) penemuan inovasi dengan membangun basis pengetahuan sebagai dasar merumuskan kebijakan, (2) implementasi kebijakan dengan membangun komitmen bersama antar pelaku program dengan cara berbagi peran, dan (3) difusi inovasi yang dilihat dari keberlanjutan program. Dalam implementasinya, terdapat beberapa hambatan yang disebabkan karena strategi yang tidak jelas dan prioritas yang saling bertentangan, hambatan komunikasi dan koordinasi antar aktor yang menyebabkan sulitnya membangun kesepahaman bersama, hambatan dari sisi kapasitas SDM yang tidak sama antar pelaku program di masing-masing desa, serta hambatan faktor lingkungan eksternal yang disebabkan karena kapasitas KPM yang tidak sama dan adanya kebijakan di desa lain yang selalu diperbandingkan.

This study examines the policy innovations for the distribution of Village Cash Transfer based on collaborative work by utilizing digital technology. The research method used is qualitative with a case study approach. The research was conducted in 5 villages in Bantul Regency, namely Panggungharjo Village, Ngestiharjo Village, Guwosari Village, Sriharjo Village, and Wirokerten Village. The results of the study indicate that the birth of policy innovations for the distribution of Village Fund BLT by utilizing digital platforms is intended to expand the benefits of social protection programs in order to avoid potential conflicts that exist in the community. The village government through BUMDes consolidates the village economy by inviting MSME actors to become partners in supplying goods needed by KPM BLT Village Funds. Each KPM BLT Dana Desa is required to spend aid funds through the pasardesa.id marketplace. The use of digital platforms is intended to mitigate Covid-19 because it can minimize the risk of spreading Covid-19. Policy innovations for distributing social protection programs using digital platforms follow 3 stages of the process, namely: (1) discovery of innovations by building a knowledge base as the basis for formulating policies, (2) implementing policies by building joint commitments between program actors by sharing roles, and (3 ) the diffusion of innovation as seen from the sustainability of the program. In its implementation, there are several obstacles caused by unclear strategies and conflicting priorities, communication and coordination barriers between actors that make it difficult to build mutual understanding, obstacles in terms of human resource capacity that are not the same between program actors in each village, and constraints on external environmental factors caused by the unequal capacity of KPM and the existence of policies in other villages that are always compared.

Kata Kunci : Inovasi Kebijakan, Kolaborasi, Program Perlindungan Sosial

  1. S2-2022-435286-abstract.pdf  
  2. S2-2022-435286-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-435286-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-435286-title.pdf