Laporkan Masalah

Evaluasi Pelaksanaan Surveilans COVID-19 di Dinas Kesehatan Provinsi DIY Tahun 2021

SRI WINARNI ARDI S, Nuryati, S.Far., M.P.H.

2022 | Tugas Akhir | D4 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN

Latar Belakang: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti mengenai surveilans Covid-19, Dinas Kesehatan DIY telah melakukan kegiatan surveilans covid-19 dari awal pandemi 2020. Namun sampai saat ini masih belum dilakukan evaluasi pelaksanaannya berdasarkan panduan yang digunakan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi penyelenggaraan surveilans guna menjaga kualitas dan validitas data dalam pelaksanaannya, sehingga diharapkan dapat tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas surveilans Covid-19. Tujuan: Mengetahui bagaimana evaluasi komponen input, proses, output beserta dampak dari penyelenggaraan surveilans covid-19 di Dinas Kesehatan DIY. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara dan studi dokumentasi, penentuan subjek penelitian yaitu Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan DIY beserta dua orang staff surveilans. Objek penelitian dalam karya tulis ini ini adalah Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) Revisi Ke-5 yang diterbitkan oleh Kementrian Kesehatan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menyusun SOP adalah teori dari Kementerian Perhubungan RI (2013) tentang Pedoman Pembuatan SOP. Hasil: Pada evaluasi input, aplikasi yang digunakan adalah New All Record (NAR) sesuai dengan instruksi yang ada pada SOP yang digunakan, serta komponen input sesuai dengan komponen-komponen yang diminta dalam SOP. Pada komponen proses, olah data dilakukan secara komputerisasi, dan penyajiannya dilakukan sesuai dengan kebutuhan secara real time. Pada komponen output dan dampak berupa penyebarluasan data dan informasi kepada public dan sector tertentu yang membutuhkan, data bersifat public namun untuk detail informasinya bersifat rahasia dan memerlukan perijinan secara resmi untuk memperolehnya sebagai bentuk pertanggungjawaban data dan informasi. Kesimpulan: Penyelenggaraan surveilans covid-19 di Dinas Kesehatan sudah berjalan sesuai dengan peraturan yang dipakai untuk acuan yaitu Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disesase (Covid-19) Revisi Ke-5. Terdapat perbedaan sinkronasi penggunaan aplikasi dengan dinas Kesehatan kabupaten/kota namun tidak berefek pada validitas data yang didapat.

Background: Based on the results of observations and interviews conducted by researchers regarding Covid-19 surveillance, the DIY Health Office has carried out COVID-19 surveillance activities from the beginning of the 2020 pandemic. However, until now there has not been an evaluation of its implementation based on the guidelines used. Therefore, it is necessary to evaluate the implementation of surveillance in order to maintain the quality and validity of the data in its implementation, so that it is expected to maintain and improve the quality of Covid-19 surveillance. Objective: Knowing how to evaluate the input, process, output components and the impact of the implementation of Covid-19 surveillance at the DIY Health Office. Methods: The method used in this research is a qualitative case study with data collection through interviews and documentation studies, determining the research subject, namely the Head of the Disease Prevention and Control Division of the DIY Health Office and two surveillance staff. The object of research in this paper is the 5th Revised Guidelines for Prevention and Control of Coronavirus Disease (Covid-19) published by the Ministry of Health. Data collection methods used are interviews, observations, and documentation studies. The theory used to develop SOPs is the theory from the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia (2013) regarding Guidelines for Making SOPs. Result: In the input evaluation, the application used is New All Record (NAR) according to the instructions in the SOP used, and the input components are in accordance with the components requested in the SOP. In the process component, data processing is carried out in a computerized manner, and the presentation is carried out according to needs in real time. In the output and impact component in the form of disseminating data and information to the public and certain sectors that need it, the data is public but the detailed information is confidential and requires official permission to obtain it as a form of accountability for data and information. Conclusion: The implementation of Covid-19 surveillance at the Health Office has been running according to the regulations used for reference, namely the 5th Revision of the Corona Virus Disease Prevention and Control (Covid-19) Guidelines. There is a difference in the synchronization of the use of the application with the district/city Health Office but it does not affect the validity of the data obtained. Keywords: Evaluation, Surveillance, Covid-19.

Kata Kunci : Evaluasi, Surveilans, Covid-19.

  1. D4-2022-450730-abstract.pdf  
  2. D4-2022-450730-bibliography.pdf  
  3. D4-2022-450730-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2022-450730-title.pdf