Laporkan Masalah

Model Pembiayaan Projek Pembangunan Perkotaan Berskala Besar (Studi Kasus: 22@ Barcelona, HafenCity Hamburg, dan IJburg Amsterdam)

NOVITA AINI PUTRI, Doddy Aditya Iskandar, S.T., MCP, Ph.D

2022 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Permasalahan perkotaan yang semakin kompleks akibat dari globalisasi membutuhkan adaptasi dari pemerintah kota. Adaptasi ini menyebabkan adanya perubahan paradigma pengelolaan kota yang cenderung menuju urban entrepreneurialism atau pengelolaan kota yang juga berorientasi menyelaraskan pertumbuhan kota dengan tatanan ekonomi global. Salah satu strategi yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan pembangunan perkotaan berskala besar yang bertujuan melakukan transformasi fisik dan non-fisik yang strategis dan masif. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melihat variasi model pembiayaan yang digunakan dalam penerapan projek pembangunan perkotaan berskala besar dari beberapa kasus projek yang telah dilaksanakan. Penelitian ini juga memiliki tujuan untuk mencari faktor yang mempengaruhi pemilihan model pembiayaan yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan metode content analysis dan pembahasan yang bersifat analitik-komparatif. Penelitian ini diarahkan untuk membandingkan dan menjelaskan keragaman bentuk penerapan model pembiayaan projek pembangunan perkotaan berskala besar yang dijalankan di projek-projek yang menjadi studi kasus. Projek yang dipilih menjadi kasus adalah projek 22@ di Barcelona, HafenCity di Hamburg, dan IJburg di Amsterdam. Ketiga projek tersebut dipilih berdasarkan kriteria elemen projek pembangunan perkotaan berskala besar dan paradigma urban entrepreneurialism, serta merupakan kota yang berada dalam peringkat 30 teratas dalam Global City Index yang dirilis oleh AT Kearney. Tahapan analisis dibedakan menjadi dua, yaitu analisis isi dan analisis komparasi. Analisis isi digunakan untuk mendapatkan deskripsi atau pembahasan yang objektif. Sedangkan analisis komparasi digunakan untuk membandingkan keragaman masing-masing kasus untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan model pembiayaan yang digunakan dalam masing-masing kasus. Berdasarkan proses dan hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat beberapa variasi dalam pemilihan instrument pembiayaan, keterlibatan aktor, pengaturan kelembagaan, dan skema pembiayaan. Keragaman dalam tiap aspek dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu adalah faktor latar belakang terbentuknya projek dan faktor sistem perencanaan lokal.

Urban problems become increasingly complex as a result of globalization and require adaptation from urban governments. This adaptation causes a change in the paradigm of urban management which tends to urban entrepreneurialism or city management which is also oriented towards aligning urban growth with the global economic order. One strategy that is widely used is to use a large-scale urban development approach that aims to carry out strategic and massive physical and non-physical transformations. In this regard, this study aims to look at the variation of the financing model used in the implementation of large-scale urban development projects from several project cases that have been implemented. This study also aims to find out the factors that influence the selection of the financing model that is applied. This research uses the method of content analysis and comparative-analytic discussion. This research is directed to compare and explain the various forms of application of the financing model for large-scale urban development projects carried out in the projects that are the case studies. The projects selected as cases are the 22@ project in Barcelona, HafenCity in Hamburg, and IJburg in Amsterdam. The three projects were selected based on the criteria for elements of large-scale urban development projects and the paradigm of urban entrepreneurialism and are cities that are ranked in the top 30 in the Global City Index released by AT Kearney. The analysis stages are divided into two, namely content analysis and comparative analysis. Content analysis is used to obtain an objective description or discussion. Meanwhile, comparative analysis is used to compare the diversity of each case to determine the factors that influence the selection of the financing model used in each case. Based on the research process and results, it was found that there were several variations in the selection of financing instruments, involvement of actors, institutional arrangements, and financing schemes. The diversity in each aspect is influenced by several factors, namely the background factor for the formation of the project and the local planning factor.

Kata Kunci : model pembiayaan, projek pembangunan perkotaan berskala besar, keragaman, faktor

  1. S1-2022-399854-abstract.pdf  
  2. S1-2022-399854-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-399854-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-399854-title .pdf