Laporkan Masalah

KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM KEHIDUPAN ORANG INDIGO (Studi Kasus Orang Indigo di Wellness Center Toms Hepi Gamping Yogyakarta Tahun 2022)

DWI SARI FATIMAH, Prof. Dr. Phil. Ana Nadhya Abrar, M.E.S

2022 | Tesis | MAGISTER ILMU KOMUNIKASI

Dalam kehidupan sosial bermasyarakat, semua orang tentu perlu membangun hubungan dengan orang lain. Bagi seorang indigo yang memiliki stereotip buruk dari masyarakat, baik itu pandangan sebagai orang yang memiliki kelainan jiwa, autis dan aneh tentu membuat seorang indigo tidak mudah membangun komunikasi dengan orang lain. Ada indigo yang memiliki konsep diri positif dan bisa melakukan penerimaan diri dalam berinteraksi sosial namun ada juga indigo yang justru memilih menutup diri dan engan berkomunikasi dengan orang lain (negatif). Penelitian tentang komunikasi interpersonal khususnya seorang indigo juga masih sangat jarang ditemui, padahal fenomena indigo mulai banyak disebut di media massa dan semakin marak diperbincangkan. Penelitian ini berfokus pada komunikasi interpersonal yang dibangun oleh seorang indigo dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Bagaimana proses, respon dan lingkungan optimalisasi bagi seorang indigo dalam menjalin hubungan dengan orang lain? Objek penelitian ini adalah komunikasi interpersonal empat orang indigo di Toms Hepi Wellness Center yang sudah berkomunikasi dengan banyak pasien dari kalangan sesama indigo maupun bukan. Dalam menjawab rumusan masalah pada penelitian ini, peneliti menggunakan konsep komunikasi interpersonal dan teori pembangunan hubungan yaitu Social Penetration Theory serta Teori Akomodasi Komunikasi. Peneliti menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstrukstur, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa orang indigo adalah seorang dengan kemampuan lebih yang harus bisa melakukan penerimaan atas dirinya dan tetap memberikan batasan atas pengungkapan jati dirinya sebagai indigo ketika berkomunikasi dengan orang lain. Strategi komunikasi para indigo untuk dapat menjalin komunikasi efektif dengan orang lain ialah konvergensi dalam perlakuan komunikasi baik verbal dan non-verbal. Seorang indigo juga perlu menanggapi pandangan buruk masyarakat dengan sikap sewajarnya dan membentuk suatu lingkungan optimalisasi dimana lingkungan itu bisa memahami, mendengarkan namun juga tidak melebih-lebihkan keberadaan seorang indigo.

ABSTRACT In social life, everyone certainly needs to build relationships with other people. For an indigo who has bad stereotypes from society, whether it's the view as a person who has a mental disorder, autistic and strange, of course, it is not easy for an indigo to build communication with other people. There are indigos who have a positive self-concept and can do self-acceptance in social interactions, but there are also indigos who actually choose to close themselves and don't communicate with other people (negative). Research on interpersonal communication, especially an indigo is also still very rare, even though the indigo phenomenon is starting to be mentioned a lot in the mass media and is increasingly being discussed. This research focuses on interpersonal communication built by an indigo in everyday life in society. What is the process, response and optimization environment for an indigo in establishing relationships with other people? The object of this research is the interpersonal communication of four indigo people at Toms Hepi Wellness Center who have communicated with many patients from fellow indigos or not. In answering the problem formulation in this research, the researcher uses the concept of interpersonal communication and the theory of relationship development, namely Social Penetration Theory and Communication Accommodation Theory. The researcher uses a case study method with a qualitative approach. Data were obtained through semi-structured interviews, and documentation. The results of this study indicate that an indigo person is a person with more abilities who must be able to accept himself and still provide limits on the disclosure of his identity as an indigo when communicating with others. Indigo communication strategy to be able to establish effective communication with others is convergence in the treatment of communication both verbal and non -verbal. An indigo also needs to respond to the bad views of society with a reasonable attitude and form an optimal environment where that environment can understand, listen but also not exaggerate the existence of an indigo.

Kata Kunci : Komunikasi Interpersonal, Social Penetration Theory, Indigo, Kehidupan Bermasyarakat, Akomodasi Komunikasi

  1. S2-2022-449152-abstract.pdf  
  2. S2-2022-449152-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-449152-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-449152-title.pdf