Laporkan Masalah

Kritik terhadap Argumen Kesederhanaan Panpsikisme

TAUFIQURRAHMAN, Prof. Drs. M. Mukhtasar Syamsuddin, M.Hum., Ph.D of Arts.

2022 | Tesis | MAGISTER FILSAFAT

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi argumen kesederhanaan panpsikisme. Oleh karenanya, pertanyaan pokok yang akan dijawab di dalam penelitian ini setidaknya ada dua: (1) seberapa sederhana panpsikisme itu, baik secara ontologis maupun ideologis, jika dibandingkan dengan teori-teori metafisik lain di dalam konteks problem tubuh-pikiran?; dan (2) apakah prinsip kesederhanaan yang menjadi basis argumennya itu sungguh-sungguh memadai? Dua pertanyaan pokok tersebut bisa dijawab setelah memaparkan terlebih dahulu beberapa hal penting tentang prinsip kesederhanaan dan panpsikisme itu sendiri. Penelitian ini adalah penelitian mengenai suatu konsep dalam sejarah filsafat. Objek materialnya adalah konsep panpsikisme, sedangkan objek formalnya adalah prinsip kesederhanaan. Penelitian ini berjalan dengan empat tahap, yaitu inventarisasi, klasifikasi, analisis, dan penyusunan hasil dengan menggunakan enam unsur metodis berupa interpretasi, komparasi, kesinambungan historis, idealisasi, heuristika, dan deskripsi. Penelitian ini menghasilkan tiga kesimpulan utama. Pertama, panpsikisme bukanlah teori metafisik yang paling sederhana di dalam konteks problem tubuh-pikiran. Kedua, prinsip kesederhanaan sendiri memiliki beberapa persoalan dan mengalami krisis justifikasi. Ketiga, berdasarkan dua kesimpulan sebelumnya, panpsikisme tidak bisa dipertahankan dengan menggunakan argumen kesederhanaan semata. Dengan kata lain, argumen kesederhanaan panpsikisme itu tidak (atau kurang) memadai.

This research aims to evaluate the panpsychism simplicity argument. Hence, there are at least two main questions this research is going to answer: (1) how simple is panpsychism, either ontologically or ideologically, compared to other metaphysical theories in the context of the mind-body problem? and (2) is the principle of simplicity on which panpsychism argument is based justifiable? The answers to those questions can be provided after elaborating some essential points about the principle of simplicity and panpsychism. This is research about a concept in the history of philosophy. The subject matter of this research is panpsychism while its point of view is the principle of simplicity. This research has four steps i.e., inventory, classification, analysis, and results compilation proceed with several philosophical methods such as interpretation, comparison, historical continuity, idealisation, heuristic, and description. This research resulted in three main conclusions. Firstly, panpsychism is not the simplest metaphysical theory in the context of the mind-body problem. Secondly, the principle of simplicity faces several problems and undergoes a crisis of justification. Thirdly, based on the two conclusions, panpsychism cannot be defended by the simplicity argument. In other words, the panpsychism simplicity argument is not (or less) adequate.

Kata Kunci : panpsychism, the principle of simplicity, theory choice

  1. S2-2022-465542-abstract.pdf  
  2. S2-2022-465542-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-465542-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-465542-title.pdf