Laporkan Masalah

GAMBARAN HISTOPATOLOGIS KOLANGIOMA DAN KOLANGIOKARSINOMA PADA ANJING

LUH PUTU RIKA ARD, drh. Sitarina Widyarini, M.P., Ph.D.

2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Tumor adalah kelainan yang menyebabkan adanya pertumbuhan jaringan tidak normal sehingga munculnya pembengkakan pada tubuh. Tumor dapat terjadi dibagian tubuh manapun, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Salah satunya saluran empedu dapat berisiko terkena tumor, baik tumor jinak ataupun tumor ganas. Saluran empedu dapat dibedakan menjadi intrahepatik dan ekstrahepatik. Pada penelitian ini menggunakan sampel organ hati-duktus biliverus pada anjing. Sampel kolangiokarsinoma menggunakan seekor anjing jantan yang berumur 7 tahun dan bernama Bruno, sedangkan sampel kolangioma menggunakan seekor anjing berumur 5 tahun. Sampel dibuat preparat histopatologis dan diwarnai menggunakan Hematoxylin-Eosin untuk mengamati kolangioma dan kolangiokarsinoma secara mikroskopik dengan pembesaran 100x, 200x, dan 400x. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan literatur. Hasil yang diperoleh antara gambaran histopatologis kolangioma dan kolangiokarsinoma pada anjing terdapat beberapa perbedaan seperti pada kolangiokarsinoma terdapat metaplasia skuamus dari sel epitel yang berbentuk kuboid selapis, proliferasi jaringan ikat, dan infiltrasi sel radang pada jaringan ikat inter duktus.

The tumor is a disorder that causes abnormal tissue growth, so swelling appears in the body. A tumor can occur in any part of the body, and it starts from head to toe. One of the body organs, the bile duct, can risk developing a benign or malignant tumor. The bile duct can be divided into intrahepatic and extrahepatic. The samples used in this research is dog's liver-biliverus duct. The cholangiocarcinoma sample used a 7 years old male dog named Bruno, while the cholangioma sample used a 5 years old dog. The histopathology preparation of the sample was made and stained using Hematoxylin-Eosin to observe cholangioma and cholangiocarcinoma microscopically with 100x, 200x, and 400x magnification. The data obtained were analyzed descriptively and compared with the literature. The results obtained between histopathology of cholangioma and cholangiocarcinoma in dogs showed some differences, such as in cholangiocarcinoma there was squamous metaplasia altered from simple cuboidal epithelial cells, the proliferation of connective tissue, and inflammatory cell infiltration in the inter ductal connective tissue.

Kata Kunci : Saluran Empedu, Tumor, Kolangioma, Kolangiokarsinoma / Bile duct, Tumor, Cholangioma, Cholangiocarcinoma

  1. S1-2022-430068-abstract.pdf  
  2. S1-2022-430068-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-430068-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-430068-title.pdf