Laporkan Masalah

KOMPOSISI JENIS DAN KEANEKARAGAMAN NEKTON DI LAHAN REHABILITASI MANGROVE TAHUN TANAM 2000, 2001 DAN 2002 DESA MOJO KABUPATEN PEMALANG

YUNITA KUSUMA DEWI , Dra. Erny Poedjirahajoe, M.P

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan mangrove memiliki fungsi ganda yaitu fungsi secara ekologis dan secara ekonomis. Salah satu fungsi ekologisnya adalah sebagai tempat hidup dan berkembang biak bagi biota perairan. Bagi berbagai jenis ikan dan udang, perairan mangrove merupakan tempat ideal sebagai daerah asuhan, tempat mencari makan dan tempat pembesaran anak. Karena tekanan pertambahan penduduk, terutama di daerah pantai seperti adanya perubahan penggunaan lahan dan eksploitasi sumber daya secara berlebihan menyebabkan hutan mangrove semakin lama semakin rusak. Hal ini yang mendorong dilakukannya rehabilitasi mangrove untuk memperbaiki dan mengembalikan kondisi hutan mangrove yang telah rusak '; sehingga dapat berfungsi kembali seperti semula. Penelitian ini dilakukan dengan tuj~ untuk mengetahui komposisi jenis nekton dan keanekaragaman nekton yang terdapat di kawasan rehabilitasi mangrove yang dilihat pada tahun tanam yang berbeda. Untuk pengambilan data pada tiap lokasi pengamatan (di tiap tahun tanam yang berbeda), dibuat plot pengamatan yang berbentuk lingkaran dengan jari-jari 2,8 m. Di setiap plot dilakukan pengambilan data nekton dengan cara meletakkan jaring penangkap nekton dan pengamatan langsung. Nekton yang ditangkap kemudian dihitung jumlahnya dan juga dicatat jenisnya. Komposisi Jenis dilihat dari jenis nekton apa saja yang ditemukan dan keanekaragamannya dilihat dari perbandinganjumlahjenis dari tiap lokasi pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kawasan rehabilitasi mangrove tahun tanam 2000 terdapat 4 jenis nekton dengan komposisi jenis yaitu Yuyu, Ikan Gelodok, Ikan Boso, dan Ikan Belanak. Di tahun 2001 terdapat 6 jenis nekton dengan komposisi jenis yaitu Yuyu, Ikan Gelodok, Ketam, Kepiting Hijau, Wideng dan Siput trisipan. Di tahun 2002 terdapat 5 jenis nekton dengan komposisi jenis yaitu Yuyu, Wideng, Keong Bangkang, Udang Ceklek dan Kerang. Nilai koefisien komunitas yang diperoleh yaitu tahun 2000-2001 sebesar 40%, tahun 2001-2002 sebesar 36 % dan tahun 2000-2002 sebesar 20%.

Kata Kunci : rehabilitasi, komposisi jenis, mangrove, nekton

  1. S1-2005-144561_Abstract.pdf  
  2. S1-2005-144561_Bibliography.pdf  
  3. S1-2005-144561_Table_of_Content.pdf  
  4. S1-2005-144561_Title.pdf