Laporkan Masalah

ANALISIS TARIF JALAN TOL TRIHANGGO - YIA KULON PROGO MENGGUNAKAN PENDEKATAN BIAYA OPERASI KENDARAAN (BOK), ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP)

ALFARIDZI, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D.

2022 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Untuk pengembangan pariwisata di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, salah satu pendukungnya adalah pembangunan jalan tol. Pembangunan jalan tol dapat menjadi salah satu alternatif bagi pengguna jalan untuk bermobilisasi. Jalan tol mewajibkan pengguna jalan tol untuk membayar tarif jalan tol yang berlaku. Penetapan tarif tol awal dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap 2 tahun oleh pihak pengelola jalan tol kemudian disetujui oleh menteri. Untuk mengetahui tarif jalan tol digunakan analisis Biaya Operasi Kendaraan (BOK) metode Pacific Consultant International (PCI), Analisis Ability To Pay (ATP) dan Analisis Willingness To Pay (WTP) dengan menyesuaikan pengaruh inflasi hingga jalan tol beroperasi. Penelitian ini menggunakan 2 jenis data yaitu data primer data sekunder dengan teknik pengambilan data primer menggunakan 2 cara, yaitu survei online melalui google form, dan survei offline yang dilakukan dengan wawancara langsung kepada responden yang berada di rest area Ambarketawang dan di area kedatangan bandara YIA Kulon progo. Objek dalam penelitian ini adalah calon pengguna jalan tol Trihanggo - YIA Kulon Progo dengan banyak responden sebanyak 400 responden. Nilai sasaran inflasi yang digunakan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 101/PMK 010/2021 Tentang Sasaran Inflasi Tahun 2022, Tahun 2023, dan Tahun 2024. Hasil dari penelitian ini mengetahui karakteristik responden calon pengguna jalan tol, responden yang mendominasi adalah berjenis kelamin laki-laki sebanyak 58%, usia responden 20-29 tahun sebanyak 59%, jenis pekerjaan mahasiswa/pelajar sebanyak 38% dan penghasilan kurang dari Rp. 2.000.000 sebanyak 43%. Penelitian ini menghitung tarif jalan tol Trihanggo - YIA Kulon Progo ketika beroperasi dengan 3 pendekatan, yaitu berdasarkan pendekatan Biaya Operasi Kendaraan metode Pacific Consultant International (PCI) sebesar Rp 41.001,12 analisis ATP respoden sebesar Rp. 43.188,34, dan analisis WTP responden sebesar Rp. 28.158,75. Berdasarkan analisis ATP dan WTP diperoleh tarif ideal sebesar Rp. 33.974,019 dengan jumlah 29,36% responden.

For tourism development in the province of the Special Region of Yogyakarta, one of the supporters is the construction of toll roads. The construction of toll roads can be an alternative for road users to mobilize. Toll roads require toll road users to pay the applicable toll road tariffs. The initial toll rate determination and toll rate adjustments are carried out every 2 years by the toll road manager and then approved by the minister. To determine the toll road tariffs, the Pacific Consultant International (PCI) method Vehicle Operating Cost (BOK) analysis, Ability To Pay (ATP) analysis and Willingness To Pay (WTP) analysis are used by adjusting the effect of inflation until the toll road operates. This study uses 2 types of data, namely primary data secondary data with primary data collection techniques using 2 ways, namely online surveys via google form, and offline surveys conducted by direct interviews with respondents who are in the Ambarketawang rest area and in the arrival area of YIA Kulon airport. progo. The object of this research is the prospective users of the Trihanggo - YIA Kulon Progo toll road with as many as 400 respondents. The inflation target value used is based on the Regulation of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia Number 101/PMK 010/2021 concerning the Inflation Target for 2022, 2023, and 2024. The results of this study determine the characteristics of prospective toll road users, respondents who dominate are male as much as 58%, age of respondents 20-29 years as much as 59%, type of work student / student as much as 38% and income less than Rp. 2,000,000 as much as 43%. This study calculates the fare for the Trihanggo - YIA Kulon Progo toll road when operating with 3 approaches, namely based on the Pacific Consultant International (PCI) Vehicle Operating Cost approach of Rp. 41,001.12, ATP analysis of respondents, of Rp. 43,188.34, and the respondents' WTP analysis was Rp. 28,158.75. Based on the analysis of ATP and WTP, the ideal tariff is Rp. 33,974,019 with a total of 29.36% respondents.

Kata Kunci : Jalan tol, Tarif, ATP, WTP, BOK

  1. S1-2022-415208-abstract.pdf  
  2. S1-2022-415208-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-415208-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-415208-title.pdf