Laporkan Masalah

Keberlanjutan Budaya SATRIYA di Masa Pandemi

ADELIA RISMANINGTYAS, Ambar Teguh Sulistiyani, Dra., M.Si.

2022 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Budaya organisasi berperan sebagai pedoman mengambil keputusan hingga problem solving terkait adaptasi eksternal maupun integrasi internal. Adanya pandemi memberi dampak pada eksistensi budaya organisasi yaitu berupa ancaman dan tantangan baru. Penelitian bertujuan mengungkap best practice keberlanjutan Budaya SATRIYA di masa pandemi dengan menggunakan konsep budaya organisasi yang berkaitan dengan aspek keberlanjutan budaya organisasi sehingga bermanfaat sebagai sebuah role model, lesson learned, dan pengayaan Pemda DIY. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data melalui alur pengumpulan data dari wawancara dengan teknik purposive sampling dalam penentuan narasumber yaitu Biro Organisasi Setda DIY sebagai leading sector, Dinas Kesehatan DIY, DPKP DIY, dan Biro Tapem Setda DIY sebagai pemenang Kompetisi Budaya Pemerintahan SATRIYA Tahun 2020 dengan didukung dokumentasi dan observasi non partisipan. Lalu proses reduksi data, penyajian data yang diuji triangulasi metode dan triangulasi sumber, sehingga diperoleh kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan Budaya SATRIYA di masa pandemi dapat dilihat melalui upaya yang dilakukan dalam menempatkan Budaya SATRIYA sebagai way of thinking dan way of life, sehingga mampu menyediakan premises, serta mendorong adanya proses sharing of value, learning process, dan adaptasi disertai inovasi dan keberanian dalam mengambil resiko yang saling mendukung. Kontinuitas aktualisasi nilai-nilai SATRIYA beserta penjabarannya dalam bentuk program, kegiatan, hingga kebijakan responsif dan adaptif pandemi dilakukan sebagai upaya optimalisasi operasional, dengan dukungan transformasi organisasi berupa pergeseran mindset dan metode pelaksanaan. Pembangunan sistem juga ditempuh melalui kolaborasi lintas sektor dan integrasi sebagai satu kesatuan organisasi Pemda DIY, sehingga Budaya SATRIYA terjamin keberlanjutannya.

Organizational culture acts as a guide for decision making and problem solving related to external adaptation and internal integration. Pandemics have an impact for existence of organizational culture about new threats and challenges. The research aims to reveal best practices about sustainability of SATRIYA Culture during pandemic using organizational culture concept related to the sustainability of organizational culture aspects that useful as a role model, lessons learned, and enrichment of the Pemda DIY. The research used a qualitative descriptive method. Data analysis through data collection from interviews with purposive sampling technique in determining the informants, namely Biro Organisasi Setda DIY as the leading sector, Dinkes DIY, DPKP DIY, and Biro Tapem Setda DIY as winners of the Kompetisi Budaya Pemerintahan SATRIYA 2020 with the support of documentation and observations non participant. Then data reduction process, data presentation tested by method triangulation and source triangulation, to obtain final conclusion. The results show that sustainability of SATRIYA Culture during pandemic can be seen through the efforts placing the SATRIYA Culture as a way of thinking and way of life, provide premises, encourage sharing of values, learning processes, and adaptations accompanied by innovation and courage in taking risks that support each other. The continuity actualization of SATRIYA values and elaboration to programs, activities, responsive and adaptive pandemic policies as an effort to optimize operations, with the support organizational transformation of shifting mindsets and implementation methods. System development through cross sectoral collaboration and integration as a Pemda DIY, so sustainability of SATRIYA Culture is guaranteed.

Kata Kunci : Sustainability, Organizational Culture, Pandemic.