Laporkan Masalah

Peranan Media Sosial dalam Membangun Kompetensi Literasi Sampah pada Generasi Muda di Kabupaten Sleman

RARAS SILANINGRUM, Subejo, SP., M.S.c, Ph.D.; Dr. Ir. Dina Ruslanjari, M.Si.

2022 | Tesis | MAGISTER PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan daerah di Indonesia yang mengalami permasalahan laju sampah dikarenakan jumlah produksi sampah telah melebihi kapasitas yang ada. Permasalahan sampah di DIY tak kunjung usai, salah satunya dikarenakan masyarakat tidak menyadari dampak negatif sampah yang dihasilkan dalam jangka panjang terhadap kerusakan lingkungan. Media memegang peranan penting menginformasikan kepada publik mengenai hal tersebut, selain media, potensi lain pengentasan masalah sampah di DIY adalah pemuda. Kabupaten Sleman merupakan salah satu daerah penyumbang volume sampah terbesar dan memiliki jumlah pemuda menetap terbanyak. Fokus kajian ini yaitu menganalisis pengaruh peranan media sosial terhadap kompetensi literasi sampah generasi muda di Kabupaten Sleman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif survei. Lokasi penelitian berada di Kabupaten Sleman, yang dipilih secara purposive, populasinya adalah pemuda anggota karang taruna di Kabupaten Sleman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jalur pengaruh positif peranan media sosial terhadap kompetensi literasi sampah yaitu jalur langsung tanpa perantara, jalur tidak langsung melalui sikap, dan jalur melalui pengetahuan dan sikap. Sementara itu, jalur tidak langsung melalui pengetahuan tidak terbukti signifikan. Hal ini dikarenakan pengetahuan yang dimiliki generasi muda tidak cukup komprehensif untuk merespons isu sampah. Berdasarkan tiga jalur pengaruh yang signifikan, jalur pengaruh langsung memiliki nilai korelasi yang paling kuat.

Yogyakarta Special Region (DIY) is an area in Indonesia that has waste problems because the amount of waste production has exceeded the existing capacity. The waste problem in DIY has not been resolved, one of the reasons is that people are not aware of the long-term impact of their waste on environmental damage. Therefore, the media plays an important role in informing the public. Apart from the media, another potential for alleviating the waste problem in DIY is youth. Sleman Regency is one of the areas that contributes the largest volume of waste and has the highest number of young people living. This study aimed to examine the correlation between the influence of social media and the waste literacy competence of the young generations in Sleman Regency. Research is descriptive analysis with a quantitative survey approach. The research location is in Sleman Regency, the population is youth members of youth organizations in Sleman Regency. The research results show that the role of social media has three positive influences on the waste literacy competence of the younger generation in Sleman Regency, which is the direct path without intermediaries, the indirect path through attitudes, and the path through knowledge and attitudes. Meanwhile, the indirect pathway through knowledge did not prove to be significant. This is because the knowledge possessed by the younger generation is not comprehensive enough to respond to the waste issue. Based on the three significant influence paths, the direct influence path has the strongest correlation value.

Kata Kunci : media sosial, pemuda, literasi sampah

  1. S2-2022-437726-abstract.pdf  
  2. S2-2022-437726-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-437726-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-437726-title.pdf