Laporkan Masalah

Kepemimpinan yang Melayani dan Komitmen Pelaksana Dalam Implementasi Kebijakan Pengendalian Gratifikasi (Kasus Pada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok)

MARIA SILVIA, Prof. Dr. Muhadjir Darwin, M.P.A.

2022 | Tesis | MAGISTER KEPEMIMPINAN DAN INOVASI KEBIJAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gaya kepemimpinan yang menggejala dan pengaruhnya terhadap komitmen pelaksana dalam implementasi kebijakan pengendalian gratifikasi. Pendekatan gaya kepemimpinan yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan yang melayani. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus pada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok. Adapun hasil dari penelitian ditemukenali bahwa: (1) gaya kepemimpinan yang melayani menggejala pada setiap level kepemimpinan di lingkungan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok; (2) penerapan gaya kepemimpinan yang melayani diidentifikasi memiliki pengaruh terhadap peningkatan komitmen pelaksana, meliputi: a) peningkatan komitmen afektif yang dipengaruhi karakteristik conceptualizing, emotional healing, dan empowering. b) peningkatan komitmen keberlanjutan yang dipengaruhi karakteristik emotional healing, putting follower first, helping followers grow and succeed, dan empowering. c) peningkatan komitmen normatif yang dipengaruhi oleh karakteristik conceptualizing, behaving ethically, dan creating value for the community; (3) peningkatan komitmen pelaksana diidentifikasi memiliki pengaruh terhadap respon pelaksana dalam mendukung kebijakan, dimana tumbuh sikap patuh terhadap kebijakan pengendalian gratifikasi sehingga berpengaruh pada pencapaian tujuan kebijakan pengendalian gratifikasi yang dapat dilihat dari beberapa indikator yang menunjukkan tingkat gratifikasi rendah/ tidak ada gratifikasi seperti nihilnya pelaporan gratifikasi dan pengaduan whistleblower, serta dominannya predikat sangat baik pada indeks persepsi korupsi dan indeks kepuasan masyarakat pada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok. Selain itu ditemukenali pula bahwa untuk mengoptimalkan pengendalian gratifikasi perlu dimiliki pemahaman yang sama terkait gratifikasi dan dilakukan upaya pengendalian secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur terkait, yaitu unsur pimpinan, unsur pelaksana, dan unsur pelanggan.

This research aims to explain the symptomatic leadership style and its influence on the commitment of the street-level bureaucracy to implementing the gratuity control policy. The leadership style approach used in this research is servant leadership. The method used in this research is a qualitative research method with a case study research design at the Port Authority Tanjung Priok. The results of the research found that: (1) servant leadership is symptomatic of multilevel leadership at the Port Authority Tanjung Priok; (2) the application of servant leadership is identified as affecting increasing street-level bureaucracy commitment, including a) affective commitment is influenced by the characteristics of conceptualizing, emotional healing, and empowering. b) continuance commitment is influenced by the characteristics of emotional healing, putting followers first, helping followers grow and succeed, and empowering. c) normative commitment is influenced by the characteristics of conceptualizing, behaving ethically, and creating value for the community. (3) The increase in street-level bureaucracy commitment is identified as influencing the response in supporting the policy, where there is a growing obedient attitude of street-level bureaucracy towards the gratuity control policy so that it affects the achievement of the objectives of the gratuity control policy which can be seen from several indicators that show the level of gratuity is low/ no gratuities such as zero on both gratuities reporting and whistleblower complaints, and also the dominant predicate of excellent on the corruption perception index and the public satisfaction index. In addition, it was identified that to optimize gratuity control, it is necessary to have the same understanding of gratuity and carry out continuous control efforts by involving all related elements, are leader, street-level bureaucracy, and customers.

Kata Kunci : gaya kepemimpinan yang melayani, komitmen, pelaksana, gratifikasi/ servant leadership, commitment, street-level bureaucracy, gratuity

  1. S2-2022-467882-abstract.pdf  
  2. S2-2022-467882-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-467882-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-467882-title.pdf