Laporkan Masalah

Analisis Pengaruh Docking (Dok) Terhadap Nilai 1 (Satu) Unit Kapal Tunda (Tugboat) Untuk Tujuan Penjaminan Utang (Studi Pada Kapal Tunda Pt XYZ)

RICKY, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D.

2022 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang prosedur penilaian kapal untuk tujuan penjaminan utang, estimasi nilai dari kapal tunda sebelum dan sesudah dilakukan docking atau perawatan/perbaikan, serta pengaruh dari docking itu sendiri terhadap nilai kapal tunda baik nilai pasar maupun indikasi nilai likuidasi. Penelitian ini dilakukan terhadap 1 (satu) unit kapal tunda milik PT XYZ. Proses penilaian dilakukan dengan mengacu pada Kode Etik Penilaian Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia (KEPI & SPI) Edisi VII Tahun 2018 Nomor 310 tentang Penilaian Mesin dan Peralatan. Penilaian kapal pada penelitian ini menggunakan pendekatan pasar dengan teknik penyesuaian perbandingan (comparable match). Berdasarkan hasil penilaian untuk tujuan penjaminan utang dengan estimasi biaya docking Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah), Rp400.000.000,00 (empat ratus juta rupiah), dan Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah), diperoleh Nilai Pasar kapal tunda sebelum docking sebesar Rp2.700.000.000,00 (dua miliar tujuh ratus juta rupiah) dan sesudah docking berturut-turut sebesar Rp2.896.000.000,00 (dua miliar sembilan ratus delapan puluh enam juta rupiah), Rp3.113.000.000,00 (tiga miliar seratus tiga belas juta rupiah), dan Rp3.237.000.000,00 (tiga miliar dua ratus tiga puluh tujuh juta rupiah) sedangkan Indikasi Nilai Likuidasi sebelum docking sebesar Rp1.890.000.000,00 (satu miliar delapan ratus sembilan puluh juta rupiah) dan sesudah docking berturut-turut sebesar Rp2.090.000.000,00 (dua miliar sembilan puluh juta rupiah), Rp2.179.000.000,00 (dua miliar seratus tujuh puluh sembilan juta rupiah), dan Rp2.266.000.000,00 (dua miliar dua ratus enam puluh enam juta rupiah). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara umum docking berpengaruh positif pada nilai kapal namun tidak efektif karena biaya docking lebih besar dibandingkan kenaikan nilai kapal setelah docking.

This study aims to provide an overview of the vessel valuation procedure for debt guarantee purposes, the estimated value of the tugboats before and after docking, as well as the effect of the docking itself on the value of the tugboats, both market value and indication of liquidation value. This research was conducted on 1 (one) unit of tugboat owned by PT XYZ. The assessment process is carried out by referring to the Indonesian Appraisal Code of Ethics and Indonesian Valuation Standards (KEPI & SPI) Edition VII Year 2018 Number 310 concerning Machinery and Equipment Appraisal. Vessel valuation in this study uses a market approach with a comparative match technique. Based on the results of the assessment for the purpose of guaranteeing debt with an estimated docking fee of Rp300.000.000,00 (three hundred million rupiah), Rp400.000.000,00 (four hundred million rupiah), and Rp500,000,000.00 (five hundred million rupiah), the market value of the tugboat before docking is Rp2.700,000,000.00 (two billion seven hundred million rupiah) and after docking consecutively is Rp2.896.000.000,00 (two billion eight hundred ninety six million rupiah), Rp3.113.000.000,00 (three billion one hundred and thirteen million rupiah), and Rp3,237,000,000.00 (three billion two hundred thirty-seven million rupiah) while the Indication of Liquidation Value before docking is Rp1,890,000,000.00 (one billion eight hundred and ninety million rupiah) and after docking consecutively is Rp2.090.000.000,00 (two billion and ninety million rupiah), Rp2.179.000.000,00 (two billion one hundred seventy nine million rupiah), dan Rp2,266,000,000.00 (two billion two hundred and sixty six million rupiah). Thus, it can be concluded that docking has a positive effect on the value of the ship but is less effective because the docking cost is greater than the increase in the value of the ship.

Kata Kunci : Dok (Docking), Pendekatan Pasar (Market Approach), Nilai Pasar (Market Value), Indikasi Nilai Likuidasi (Indication of Liquidation Value)

  1. S2-2022-464962-abstract.pdf  
  2. S2-2022-464962-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-464962-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-464962-title.pdf