Laporkan Masalah

Gambaran Terapi Dan Luaran Klinik Pasien COVID-19 Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

PUTRI DINA MAHERA L, Prof. Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt ; Dr. Ika Puspita Sari, M.Si., Apt

2022 | Tesis | MAGISTER FARMASI KLINIK

COVID-19 merupakan penyakit yang pertama kali masuk Indonesia pada tahun 2020. Terapi COVID-19 di Indonesia saat ini masih dalam tahap menggunakan terapi yang telah mendapatkan Emergency Used Authorization dari BPOM dan terdapat banyak terapi farmakologi yang sudah mendapat izin tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran penggunaan terapi COVID-19 dan luaran kliniknya. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional dengan subyek pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19. Sumber data diambil dari rekam medis pasien COVID-19 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta yang dirawat pada periode Februari - September 2020. Data yang diambil adalah data demografi, data pemakaian obat selama pasien dirawat dan data komorbid pasien. Analisis data dilakukan secara deskriptif berupa gambaran demografi, gambaran pemakaian obat dan gambaran komorbid pasien. Hasil penelitian pada 85 pasien, sebanyak 69,4% laki-laki dengan usia paling tinggi mengalami infeksi adalah usia 21-40 tahun dan 41-60 tahun dimana masing-masing sebanyak 32%. Terapi yang diberikan merupakan regimen terapi COVID-19 sesuai dengan tatalaksana terapi yang telah ditetapkan oleh PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia). Antibiotik yang digunakan pada terapi COVID-19 di Rumah Sakit ini adalah azhytromycin (56,5%), levofloksasin (27,1%) dan seftriakson (8,2%). Untuk pemakaian antivirus yang digunakan adalah hidroksiklorokuin (35,3%), favipiravir (32,9%) dan arbidol (21,2%). Dari pemberian terapi tersebut pasien dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit dari seluruh subyek adalah 76,5%.

COVID-19 is a disease that first entered Indonesia in 2020. COVID-19 therapy in Indonesia is currently still in the stage of using therapy that has received Emergency Used Authorization from BPOM and there are many pharmacological therapies that have received the permit. The purpose of this study is to provide an overview of the use of COVID-19 therapy and its clinical outcomes. This study was conducted descriptively with a cross-sectional study design with patient subjects for COVID-19. The data source was taken from the medical records of COVID-19. The data source was taken from the medical records of COVID-19 patients at Dr. Sardjito Yogyakarta who was treated in the period February - September 2020. The data taken were demographic data, data on drug use while the patient comorbidities. Data analysis was carried out descriptively in the form of demographic descriptions, descriptions of patient comorbities. The results of the study in 85 patients, as many as 69,4% of men with the highest age experiencing infection were aged 21 - 40 years, each of which was 32%. The therapy given is a COVID-19 therapeutic regimen in accordance with the therapeutic management that has been set by the PDPI (Indonesian Lung Doctors Association). The antibiotics used in the treatment of COVID-19 in this hospital are azhythromycin (56,5%), levofloxacin (27,1%) and ceftriaxone (8,2%). For the use of antivirals used are hydroxychloroquine (35,3%), favipiravir (32,9%) and arbidol (21,2%). From this theapy, 76,5% of all subjects were declared cured and discharged from the hospital.

Kata Kunci : therapy, COVID-19, clinical outcome, RSUP Dr Sardjito

  1. S2-2022-447924-abstract.pdf  
  2. S2-2022-447924-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-447924-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-447924-title.pdf