Laporkan Masalah

ANALYZING THE CESAREAN SECTION AT PANEMBAHAN SENOPATI PUBLIC HOSPITAL IN MAY UNTIL AUGUST OF 2021 USING THE WHO MANUAL FOR ROBSON CLASSIFICATION A CROSS-SECTIONAL STUDY

M ZUFAR RAIHAN, dr. Shofwal Widad, SpOG(K)-FER; dr. Detty Siti Nurdiati, MPH., PhD., SpOG(K)-KFM

2022 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Operasi cesar adalah proses melahirkan janin yang dilakukan melalui laporotomi dan insisi uterus. Pada tahun 2014, sebuah panel para ahli diselanggarakan oleh WHO dan mereka mengajukan mengenai penggunaan klasifikasi Robson dalam tingkat fasilitas dan antar fasilitas untuk mendirikan sebuah titik tengah dalam membandingkan data maternal dan perinatal. System ini mengklasifikasikan seluruh ibu yang melahirkan dengan latar belakang tertentu berdasarkan karakteristik maternal dan tidak hanya untuk ibu yang melahirkan dengan operasi sesar. Dengan mempertimbangkan meningkatnya frekuensi operasi sesar di dunia, termasuk Indonesia, implementasi dari klasifikasi Robson dalam latar belakang layanan Kesehatan kita diperlukan untuk merespon kondisi tersebut. Tujuan: Untuk melakukan analisis operasi sesar di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati dalam Mei sampai Agustus pada tahun 2021 dengan menggunakan WHO Manual for Robson Classification Metode: Penelitian ini adalah studi deskriptif cross sectional. Data akan dikumpulkan dari rekam medis dari seluruh Ibu yang melahirkan dalam Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati dalam Mei sampai Agustus 2021. Dari data tersebut, seluruh pasien akan dilakukan kategorisasi kedalam salah satu dari 10 grup Robson. Angka operasi sesar secara keseluruhan, ukuran relatif dan kontribusi dari setiap grup terhadap angka operasi sesar, dan penyebab utama operasi sesar secara keseluruhan akan dihitung dan hasilnya akan didiskusikan menurut rekomendasi dari WHO Manual for Robson Classification. Hasil: Dari 329 pasien, terdapat 190 (57.8%) pasien melahirkan secara vaginal dan 139 (42.2%) dengan operasi sesar. Menurut Klasifikasi Robson, ukuran grup terbesar adalah Grup 2 (21.3%). Grup Robson dengan kontribusi terbesar terhadap frekuensi operasi sesar secarakeseluruhan adalah Grup 5 (33.1%), diikuti oleh Grup 2 (28.1%) dan Grup 4 (17.3%). Kontribusi mayor untuk penyebab utama untuk operasi sesar adalah Riwayat Operasi Sesar (27.3%) sedangkan untuk penyebab utama induksi pra-persalinan adalah Preeklamsia / Hipertensi (27.6%) Kesimpulan: Grup Robson 5, 2 dan 4 adalah contributor mayor dari keseluruhan frekuensi operasi sesar. Penyebab paling umum untuk penyebab utama operasi sesar adalah Riwayat Operasi Sesar. Preeklamsia / hipertensi adalah penyebab utama induksi pra-persalian.

Background: Cesarean section is a delivery of fetus that is conducted through laparotomy and a uterus incision. In 2014 WHO proposed the use of the Robson classification at a facility level in order to establish a common point for comparing maternal and perinatal data within facilities. It classifies all women who deliver at a specific setting based of their maternal characteristic and not only for the women who deliver by cesarean section. By taking in mind the progressively increasing cesarean section rate in the world, including Indonesia, the implementation of Robson Classification in our healthcare setting is required in order to respond to that condition. Aim: To analyze of cesarean section and the main cause of cesarean section at Panembahan Senopati Public Hospital in May until August of 2021 by using the the WHO Manual for Robson Classification. Method: This study is a descriptive - cross sectional study. Data will be collected from medical record of all women who delivered in Panembahan Senopati Public Hospital in May until August of 2021. From the data, all of the patients will later be categorized into one of the 10 Robson group. The overall cesarean section rate, relative size of each group and contribution of each group to the overall cesarean section rate, and main cause of caesarean section will be calculated and the results will be discussed according to the recommendations of the WHO Robson Classification Manual. Results: From 329 patients, there are 190 (57.8%) patients delivered vaginally and 139 (42.2%) by caesarean section. Based on Robson Classification, the largest group in size is group 2 (21.3%). The Robson Group with the largest contributor to the overall caesarean section rate is Group 5 (33.1%), followed by Group 2 (28.1%) and Group 4 (17.3%). The major contributor for the main causes for caesarean section is History of Cesarean Section (27.3%) while for the main cause of pre-labour induction is Preeclampsia / Hypertension (27.6%). Conclusion: Robson Group 5, 2 and 4 were the major contributors of overall caesarean section rate. The most common cause for the main cause of caesarean section is History of Cesarean Section and Preeclampsia / Hypertension was the most common cause for the main cause of pre-labour induction. Further study is required to assess the appropriateness of pre-labour induction and VBAC

Kata Kunci : Key words: Operasi sesar, klasifikasi Robson, WHO, asesmen, implementasi

  1. S1-2022-425502-abstract.pdf  
  2. S1-2022-425502-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-425502-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-425502-title.pdf